Sejarah Singkat Kopi (2022)

Posted on

Kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia, dan untuk alasan yang bagus. Ini adalah cara yang bagus untuk memulai hari Anda, membuat Anda tetap waspada selama hari kerja, dan bahkan membantu Anda bersantai setelah hari yang panjang. Pada artikel ini, kita akan melihat sejarah kopi dan banyak manfaatnya.

Asal-usul Kopi

Kopi memiliki sejarah yang panjang dan rumit, dengan akar yang kembali ke dunia kuno. Sebenarnya, referensi awal tentang kopi sudah ada sejak 600 SM. Saat itu, orang-orang di Timur Tengah sedang minum minuman yang disebut qahwah. Qahwah terbuat dari campuran air panas dan kacang panggang. Seiring waktu, orang-orang di berbagai belahan dunia mulai mengembangkan qahwah versi mereka sendiri, dan kopi akhirnya menjadi minuman yang populer di seluruh dunia.

Salah satu referensi pertama tentang kopi yang digunakan sebagai stimulan dapat ditemukan dalam teks Arab dari tahun 1090 M. Dalam dokumen ini, seorang dokter Arab menulis tentang bagaimana kopi dapat membantu orang tetap terjaga selama malam belajar yang panjang. Pada titik ini dalam sejarah, kopi hanya digunakan sebagai minuman, dan baru sekitar tahun 1500 orang mulai menggunakannya sebagai cara untuk menghilangkan stres dan kecemasan.

Pada tahun 1670, biji kopi pertama kali diekspor dari Yaman ke Amsterdam. Pada titik ini, kopi masih dikonsumsi terutama sebagai minuman, tetapi orang-orang mulai bereksperimen dengan bagaimana kopi dapat digunakan dalam resep kue. Pada tahun 1720, seorang ahli kimia Italia bernama Luigi Bezzera mengembangkan proses untuk mengekstraksi biji kopi dari buah tanaman Coffea canephora.

Kopi berangsur-angsur menjadi lebih populer sepanjang tahun 1800-an, dan pada akhir tahun 1800-an, kopi telah menjadi salah satu minuman paling populer di dunia. Pada tahun 1903, Kaisar Jepang Hirohito meminum kopi untuk pertama kalinya, yang membantu memacu pertumbuhannya di Jepang. Saat ini, kopi dinikmati di seluruh dunia, dan terus menjadi salah satu minuman paling populer di Bumi.

Pengaruh Arab pada Kopi

Orang-orang Arab dikreditkan dengan memperkenalkan kopi ke dunia, dan dikatakan bahwa mereka menemukan minuman tersebut saat bepergian di Ethiopia. Legenda mengatakan bahwa seorang tentara Arab bernama Kaldi memetik biji kopi dari semak liar dan menikmati rasanya, yang membuatnya berbagi penemuan baru dengan rekan-rekannya. Kopi segera menjadi populer di kalangan cendekiawan Muslim, yang mengandalkannya sebagai penambah energi selama kuliah panjang. Minuman itu akhirnya menyebar ke Eropa, di mana awalnya dianggap sebagai bantuan obat. Saat ini, kopi tetap menjadi salah satu minuman paling populer di dunia, dinikmati oleh orang-orang dari segala usia dan latar belakang.

Kopi sebagai stimulan

Kopi telah ada selama berabad-abad, dan masih dinikmati oleh banyak orang hingga saat ini sebagai stimulan. Bukti pertama kopi berasal dari abad ketujuh di tempat yang sekarang disebut Yaman. Kopi pada awalnya digunakan sebagai stimulan oleh orang-orang Yaman dan di tempat lain di Timur Tengah. Kopi menjadi populer di Eropa selama abad ke-16, ketika diperkenalkan ke Italia oleh pedagang Arab. Baru pada abad ke-18 kopi menjadi populer di Eropa. Pada saat ini, kedai kopi mulai berkembang biak di seluruh Eropa dan kopi menjadi lebih dari sekadar stimulan; itu menjadi bagian penting dari kehidupan sosial. Pada tahun 1735, kopi diperkenalkan ke Amerika Utara oleh Jean Baptiste de La Poudraye. Pada tahun 1820, Angelo Moriondo menemukan mesin espresso pertama. Saat ini, kopi dinikmati di seluruh dunia dan dianggap sebagai bagian penting dari budaya.

Kopi di Dunia Modern

Kopi telah ada selama berabad-abad, dan dianggap sebagai salah satu minuman paling populer di dunia. Bahkan, kopi begitu populer bahkan telah menjadi simbol global.

Sejarah kopi dimulai dengan asal-usulnya di Afrika. Bukti pertama minum kopi dapat ditemukan di Yaman, di mana biji kopi dipanggang dan diseduh sejak 8500 SM. Kopi menjadi populer di Arab pada abad ke-12 M, dan menyebar ke seluruh Timur Tengah dan Eropa. Baru pada abad ke-16 kopi diperkenalkan ke Eropa.

Pada tahun 1583, seorang Italia bernama Marco Polo melakukan perjalanan ke Cina dan membawa kembali berita tentang perdagangan kopi Arab. Segera setelah itu, kedai kopi mulai bermunculan di seluruh Eropa. Kopi menjadi sangat populer sehingga bahkan dikenakan pajak di beberapa negara. Pada abad ke-18, kopi telah menjadi minuman pokok di banyak negara Eropa.

Saat ini, kopi dinikmati di seluruh dunia. Faktanya, ada lebih dari 120 juta cangkir kopi yang dikonsumsi setiap hari!

Kopi Masa Depan

Sejarah kopi sama menariknya dengan minuman itu sendiri. Dari awal yang liar dan berbulu di Afrika hingga daging panggang luar biasa yang kita nikmati hari ini, kopi telah mengalami banyak liku-liku. Berikut sekilas perjalanan panjang dan berliku kopi:

Biji kopi pertama kali dipanggang sekitar 400 SM di Yaman. Minuman ini menjadi populer di Bagdad sekitar tahun 800 M, yang dikenal dengan nama qahwah. Pedagang Arab membawa minuman itu ke Italia dan Konstantinopel, di mana minuman itu dinamai kahwa. Pada tahun 1453, seorang saudagar Italia bernama Marco Polo membawa kopi kembali ke Eropa dari Cina.

Orang Eropa mulai minum kopi secara teratur pada abad ke-16, tetapi baru pada abad ke-18 kedai kopi mulai bermunculan di seluruh Eropa.

Pada tahun 1828, seorang Inggris bernama William Young memperkenalkan mesin pertama untuk membuat kopi secara komersial. Pada tahun 1850, sebagian besar Eropa telah beralih ke mesin kopi karena mereka membuat minuman lebih cepat dan lebih efisien. Amerika juga mulai minum kopi secara teratur pada awal 1800-an, tetapi baru kemudian kafe mulai populer di sana. Kafe Starbucks pertama dibuka di Seattle pada tahun 1971.

Saat ini, kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia.