vigneshwar rajkumar OBOf5 ZkBA8 unsplash
vigneshwar rajkumar OBOf5 ZkBA8 unsplash

Kesalahan Bisnis yang Tidak Mampu Anda Lakukan

Posted on

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk memastikan bisnis Anda berhasil, tetapi ada juga beberapa kesalahan yang tidak dapat Anda lakukan. Pada artikel ini, kita akan melihat beberapa kesalahan bisnis yang paling umum dan apa yang dapat Anda lakukan untuk menghindarinya.

Tidak Cukup Perencanaan

Bisnis adalah pertumbuhan, dan tanpa pertumbuhan, bisnis tidak dapat bertahan. Sayangnya, banyak bisnis melupakan hal ini dan malah fokus pada hal-hal seperti memproduksi produk atau menyediakan layanan. Ini bisa menjadi kesalahan karena jenis bisnis ini seringkali lebih stabil daripada yang lain. Masalahnya adalah mereka tidak tumbuh secepat dan dapat memiliki lebih sedikit kesempatan untuk pelanggan baru.

Pendekatan bisnis yang lebih baik adalah fokus pada peluang pertumbuhan. Ini berarti mencari cara untuk meningkatkan basis pelanggan Anda, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi biaya. Dengan melakukan ini, Anda akan menciptakan bisnis yang lebih stabil yang dapat menghadapi badai apa pun. Berikut adalah beberapa tips untuk merencanakan pertumbuhan Anda:

1) Tentukan tujuan Anda dengan jelas. Apa yang Anda ingin bisnis Anda capai? Ini akan membantu Anda memprioritaskan sumber daya yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.

2) Tentukan sumber daya apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan Anda. Apakah Anda membutuhkan dana, tenaga kerja, atau produk? Setelah Anda memiliki gagasan tentang apa yang Anda butuhkan, cari cara untuk mendapatkannya.

3) Tinjau strategi penetapan harga Anda. Apakah Anda menagih terlalu banyak untuk produk atau layanan Anda? Apakah Anda menawarkan terlalu banyak diskon? Jika demikian, buat penyesuaian sehingga Anda menghasilkan uang sebanyak mungkin sambil tetap memenuhi kebutuhan pelanggan.

4) Identifikasi pasar atau pelanggan baru yang dapat Anda targetkan. Sering kali ada peluang untuk menemukan pelanggan atau pasar baru di luar bidang keahlian Anda saat ini.

5) Tinjau strategi pemasaran Anda. Apakah Anda menggunakan saluran yang tepat untuk menjangkau pelanggan Anda? Apakah Anda memproduksi jenis konten yang tepat? Apakah Anda beriklan di tempat yang tepat? Jika tidak, buat perubahan agar Anda menjangkau sebanyak mungkin orang.

6) Pertahankan biaya rendah dengan melakukan hal-hal seperti menggunakan bahan daur ulang, menggunakan perangkat lunak sumber terbuka, dan mengotomatiskan proses jika memungkinkan. Jenis tindakan penghematan biaya ini dapat berdampak besar pada laba Anda.

Tidak Memprioritaskan Waktu Anda

Jika Anda ingin sukses dalam bisnis, Anda perlu memastikan bahwa Anda tidak mengorbankan waktu Anda. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang dilakukan pemilik bisnis dalam hal waktu mereka:

  1. Tidak menjadwalkan waktu untuk bisnis mereka. Jika Anda tidak memiliki jadwal untuk bisnis Anda, kemungkinan besar Anda tidak akan memiliki jadwal untuk hidup Anda. Anda perlu merencanakan apa yang akan Anda lakukan setiap hari dan minggu sehingga Anda dapat menjalankan bisnis Anda secara efektif.
  2. Bekerja sepanjang waktu. Jika Anda bekerja sepanjang waktu, kemungkinan besar Anda tidak akan bisa mengurus kehidupan pribadi Anda juga. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk diri sendiri setiap hari untuk bersantai dan meremajakan. Ini akan membantu Anda tetap fokus dan termotivasi saat menjalankan bisnis Anda.
  3. Menghabiskan uang yang tidak mereka miliki. Banyak pemilik bisnis melakukan kesalahan dengan menghabiskan uang yang tidak mereka miliki. Mereka berpikir bahwa karena mereka dalam bisnis, mereka dapat membelanjakan sejumlah uang yang mereka inginkan. Ini salah – jika Anda tidak dapat mendukung bisnis Anda secara finansial, maka bisnis Anda tidak berkelanjutan dan kemungkinan besar akan gagal. Pastikan bahwa Anda mengetahui anggaran Anda dan menaatinya sehingga Anda dapat memastikan bisnis Anda berhasil.
  4. Tidak menjaga kesehatannya sendiri. Jika Anda tidak menjaga kesehatan Anda sendiri, Anda juga tidak akan bisa menjaga bisnis Anda dengan baik. Pastikan Anda cukup tidur, makan makanan sehat, dan berolahraga secara teratur. Ini akan membantu Anda tetap termotivasi dan fokus saat menjalankan bisnis Anda.

Gagal Merefleksikan Nilai Inti Perusahaan Anda

Sangat mudah untuk terjebak dalam kesibukan sehari-hari menjalankan bisnis, tetapi penting untuk secara berkala mengambil langkah mundur dan merenungkan apa nilai inti perusahaan Anda. Melakukan hal ini dapat membantu Anda tetap setia pada visi Anda dan mempertahankan rasa konsistensi di semua area operasi Anda. Selain itu, merefleksikan nilai-nilai inti perusahaan Anda juga dapat memberi Anda wawasan tentang cara terbaik untuk melayani pelanggan dan karyawan Anda. Jika Anda tidak menjaga nilai-nilai ini di depan dan di tengah, orang lain mungkin melakukannya dengan caranya sendiri, berpotensi menyebabkan konflik atau bahkan kebangkrutan. Jadi, pastikan Anda selalu mengingat mereka.

Gagal Mengatasi Akar Penyebab Masalah

Banyak bisnis membuat kesalahan dengan mengatasi gejala masalah mereka alih-alih mengatasi akar masalahnya. Hal ini dapat mengakibatkan masalah sistemik jangka panjang yang sulit atau tidak mungkin untuk diperbaiki.

Berikut adalah empat kesalahan bisnis umum yang harus Anda hindari:

  1. Gagal Memprioritaskan: Terlalu sering, bisnis berfokus pada masalah daripada solusi. Mereka mencoba memecahkan setiap masalah sekaligus, alih-alih berfokus pada masalah yang paling penting dan bekerja menuju solusi untuk yang pertama. Hal ini dapat menyebabkan kelumpuhan dengan analisis dan kurangnya kemajuan.
  1. Mengabaikan Kecepatan Perubahan: Dunia terus berubah di sekitar kita, dan bisnis harus mengikuti perubahan ini jika ingin bertahan. Tetapi terlalu sering, bisnis menunda perubahan yang perlu dilakukan untuk mempertahankan status quo. Hal ini dapat menyebabkan stagnasi dan hilangnya pangsa pasar.
  2. Mengabaikan Kebutuhan Inovasi: Dunia terus berkembang, yang berarti bisnis juga harus berkembang agar tetap kompetitif. Namun, terlalu sering perusahaan menolak perubahan untuk mempertahankan status quo mereka. Hal ini dapat membatasi kemampuan mereka untuk berinovasi dan berkembang.
  3. Gagal Berinvestasi pada Orang: Orang adalah urat nadi bisnis apa pun, dan tanpa mereka, orang dapat dengan cepat menjadi cangkang dari dirinya yang dulu. Namun, terlalu sering bisnis mengabaikan untuk berinvestasi pada orang-orang mereka, yang dapat menyebabkan kurangnya moral dan produktivitas.

Tidak Memanfaatkan Teknologi

Teknologi telah merevolusi cara bisnis melakukan bisnis. Bisnis tidak hanya dapat menggunakan teknologi untuk tetap mengikuti perkembangan tren dan perubahan, tetapi mereka juga dapat menggunakannya untuk mengotomatisasi proses dan menghemat waktu. Namun, beberapa bisnis masih belum memanfaatkan teknologi ini. Berikut lima alasannya:

  1. Mereka Takut Teknologi
    Banyak bisnis takut teknologi karena mereka tidak tahu bagaimana menggunakannya atau mereka pikir itu terlalu mahal. Namun, teknologi dapat digunakan untuk menghilangkan waktu dan energi yang terbuang. Misalnya, bisnis dapat menggunakan perangkat lunak untuk melacak pesanan dan melacak tingkat inventaris. Ini akan menghemat waktu dan uang dalam jangka panjang.
  2. Mereka Tidak Memanfaatkan Media Sosial
    Media sosial adalah alat yang ampuh bagi bisnis untuk memasarkan produk dan layanan mereka. Alih-alih mengandalkan iklan cetak atau iklan televisi, bisnis dapat menggunakan platform media sosial seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn untuk menjangkau audiens yang lebih besar dengan cepat dan murah. Selain itu, media sosial dapat digunakan untuk terhubung dengan pelanggan secara langsung dan mengumpulkan umpan balik tentang produk atau layanan.
  3. Mereka Tidak Menggunakan Teknologi untuk Mengotomatiskan Proses
    Teknologi dapat digunakan untuk mengotomatisasi banyak proses dalam bisnis. Misalnya, bisnis dapat menggunakan perangkat lunak untuk melacak tingkat inventaris atau membuat faktur. Ini akan menghemat waktu dan uang dalam jangka panjang.
  4. Mereka Tidak Menggunakan Teknologi untuk Berkolaborasi dengan Bisnis Lain
    Teknologi dapat digunakan untuk berkolaborasi dengan bisnis lain. Misalnya, bisnis dapat menggunakan perangkat lunak untuk berbagi dokumen atau file dengan bisnis lain. Ini akan menghemat waktu dan uang dalam jangka panjang.
  5. Mereka Tidak Memanfaatkan Teknologi untuk Alasan Keamanan
    Banyak bisnis takut menggunakan teknologi karena alasan keamanan. Namun, teknologi dapat digunakan untuk melindungi bisnis dari serangan siber dan jenis ancaman lainnya. Misalnya, bisnis dapat menggunakan perangkat lunak untuk melacak pergerakan karyawan dan hak akses. Ini akan melindungi bisnis dari potensi pelanggaran keamanan.

Takut Melakukan Perubahan

Dalam bisnis, Anda harus melakukan perubahan jika ingin tetap bertahan. Namun terkadang, rasa takut menghalangi kita untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Berikut adalah beberapa kesalahan bisnis yang tidak dapat Anda lakukan.

  1. Tidak berinovasi: Dunia berubah lebih cepat dari sebelumnya, dan jika Anda tidak mau berubah dengannya, Anda akan tertinggal. Jika bisnis Anda tidak mengikuti tren terbaru, pelanggan akan dengan cepat beralih ke pesaing.
  2. Tidak mendiversifikasi pendapatan Anda: Jika satu-satunya sumber pendapatan Anda adalah dari satu jenis pelanggan atau produk, Anda akan rentan terhadap fluktuasi pasar dan mungkin tidak dapat mempertahankan bisnis Anda dalam jangka panjang. Diversifikasi aliran pendapatan Anda dengan menjelajahi pasar dan produk baru, atau menemukan cara tambahan untuk memonetisasi produk Anda saat ini.
  3. Tidak mengikuti perkembangan teknologi: Pelanggan saat ini terbiasa mendapatkan informasi dan hiburan melalui saluran digital. Jika Anda tidak bisa mengikuti kemajuan teknologi terbaru, pelanggan Anda akan beralih ke pesaing yang bisa. Pastikan semua sistem Anda terkini dan dioptimalkan untuk penggunaan online.
  4. Tidak menetapkan harga dengan benar: Penetapan harga adalah salah satu faktor terpenting dalam menentukan apakah pelanggan akan kembali ke bisnis Anda. Pastikan Anda memberi harga produk dan layanan Anda secara adil, berdasarkan nilai yang mereka berikan. Jangan melebih-lebihkan produk atau layanan Anda hanya untuk menghasilkan uang dengan cepat; ini hanya akan membuat pelanggan frustrasi dan merusak reputasi Anda.
  5. Tidak mengelola pengeluaran: Jika Anda tidak mengendalikan pengeluaran, Anda akan segera kehilangan uang dan terpaksa menutup bisnis Anda. Awasi pengeluaran Anda, dan pastikan Anda tidak membelanjakan lebih dari yang Anda hasilkan. Anda juga dapat mencari cara untuk mengurangi biaya atau meningkatkan pendapatan dengan bermitra dengan bisnis lain atau pakar pemasaran.

Kesimpulan

Ada banyak hal kecil yang dapat bertambah dan menyebabkan masalah besar bagi bisnis. Pastikan Anda menyadari kesalahan umum yang dilakukan bisnis sehingga Anda tidak harus menanggung akibatnya. Berikut adalah lima kesalahan bisnis yang paling umum, dan cara menghindarinya:

  1. Gagal merencanakan ke depan: Perencanaan adalah kunci dalam setiap usaha bisnis, tetapi terutama ketika memulai yang baru. Jika Anda tidak memiliki rencana yang solid, kemungkinan besar Anda akan membuat banyak keputusan kecil yang mengarah pada masalah yang lebih besar di kemudian hari. Prioritaskan tujuan dan sasaran Anda, tetapkan tenggat waktu, dan pastikan semua orang di tim Anda tahu apa yang diharapkan dari mereka.
  2. Mempekerjakan tanpa menyeleksi kandidat dengan benar: Tidak peduli seberapa bagus insting Anda, jangan pernah mempekerjakan seseorang tanpa melakukan riset terlebih dahulu. Ada banyak seniman scam di luar sana yang tidak menginginkan apa pun selain memanfaatkan bisnis yang rentan, jadi lakukan uji tuntas Anda sebelum mengajukan penawaran. Periksa referensi mereka dan pastikan mereka memiliki pengalaman di bidang yang Anda rekrut.