pexels eberhard grossgasteiger 691668 scaled
pexels eberhard grossgasteiger 691668 scaled

Manusia Tidak Menemukan Lem

Posted on

Lem mungkin bukan hal pertama yang terlintas di benak Anda saat memikirkan inovasi, tetapi bukan berarti lem tidak ditemukan oleh manusia. Faktanya, lem telah ada selama berabad-abad, dan baru pada awal 1800-an seorang ilmuwan bernama Nicholas-Jacques Conte menemukan cara membuatnya menempel tanpa bahan kimia.

Apa itu Lem?

Lem adalah perekat yang dapat digunakan untuk menyatukan benda-benda. Biasanya terbuat dari lem, air, dan pengikat. Lem pertama kali dibuat di dunia kuno.

Cara Kerja Lem

Lem adalah zat lengket dan lengket yang digunakan untuk merekatkan dua permukaan menjadi satu. Itu terbuat dari berbagai zat, termasuk protein hewani dan nabati, lemak, dan minyak. Ketika dicampur bersama, zat-zat ini membentuk pasta kental yang dapat dioleskan ke permukaan satu objek dan kemudian ditekan ke permukaan objek lain.

Jenis lem yang paling umum adalah lem panas, yang merupakan jenis perekat termal. Lem panas terbuat dari campuran asam karboksilat rantai pendek dan hidrokarbon rantai panjang. Ketika dua benda yang akan direkatkan bersentuhan satu sama lain, panas dari lem panas melelehkan asam karboksilat rantai pendek dan menyebabkannya berpolimerisasi (membentuk rantai kontinu). Hidrokarbon rantai panjang kemudian mengisi ruang antara molekul dalam perekat, menciptakan ikatan yang kuat antara dua benda.

Ada juga jenis lem dingin yang tersedia, yang menggunakan mekanisme berbeda untuk membuat ikatan. Lem dingin terbuat dari etanol anhidrat dan uap air. Ketika cairan ini bersentuhan satu sama lain, mereka membentuk larutan es. Larutan ini memiliki berat molekul rendah (artinya

Jenis Lem

Ada banyak jenis lem yang digunakan dengan cara yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis yang paling umum:

Lem Elmer
Ini adalah jenis lem putih yang berbentuk tabung. Anda dapat menggunakannya untuk menempelkan benda bersama-sama atau untuk menahan benda bersama-sama saat mengering. Ini juga bagus untuk membuat model.

Pistol lem panas
Jenis lem ini digunakan untuk merekatkan potongan-potongan kertas bersama-sama atau untuk merekatkan benda-benda saat mengering. Anda juga dapat menggunakannya untuk memperbaiki sesuatu yang telah rusak. Itu datang dalam bentuk pistol dan sangat mudah digunakan.

Lem super
Jenis lem ini digunakan untuk merekatkan dua benda menjadi satu. Itu datang dalam tabung dan sangat kuat.

Sejarah Lem

Lem pertama kali digunakan di Cina lebih dari 2.000 tahun yang lalu. Itu digunakan untuk menempelkan bulu ke panah dan kemudian ke kertas. Pada abad ke-16, orang Eropa menemukan lem dan segera mulai menggunakannya untuk berbagai keperluan. Saat ini, lem digunakan dalam berbagai cara, termasuk dalam konstruksi, kosmetik, dan bahkan sebagai bahan tambahan makanan.

Penggunaan untuk Lem

Lem adalah perekat yang umum digunakan yang ditemukan di banyak aplikasi yang berbeda. Ini dapat digunakan untuk menghubungkan bahan bersama-sama, untuk menahan benda di tempatnya, atau sebagai sealant. Berikut adalah beberapa kegunaan lem yang lebih umum:

-Lem sering digunakan untuk merekatkan benda-benda. Dapat digunakan untuk menyambung potongan kayu, kertas, atau bahan lainnya.

-Lem juga dapat digunakan untuk menahan benda pada tempatnya. Misalnya, dapat digunakan untuk menempelkan poster di dinding atau menyatukan pakaian saat dicuci.

-Lem juga dapat digunakan sebagai sealant. Misalnya, dapat digunakan untuk menutup retakan di dinding atau lantai.

Tips Keamanan Menggunakan Lem

Jika Anda tidak tahu, ada ikatan yang sangat kuat antara lem dan kulit. Ikatan ini dapat menyebabkan cedera serius jika lem tidak digunakan dengan aman. Saat menggunakan lem, penting untuk mengikuti tip keamanan berikut:

-Selalu gunakan sepasang sarung tangan saat merekatkan apa pun. Ini akan membantu melindungi tangan Anda dan mencegah lem menempel pada pakaian atau kulit Anda.

-Jangan menggunakan terlalu banyak lem. Terlalu banyak lem dapat menyebabkan benda yang Anda tempelkan menjadi patah.

-Lem harus diterapkan dalam lapisan tipis. Ini akan membantu mencegah benda yang Anda pasang menjadi longgar atau jatuh.

Kesimpulan

Banyak orang tampaknya berpikir bahwa manusia menciptakan lem, tetapi tidak demikian halnya. Lem pertama kali ditemukan oleh orang Mesir Kuno sekitar 3000 SM, dan baru pada abad ke-18 orang Eropa belajar cara membuatnya. Meski begitu, prosesnya sangat sulit dan membutuhkan banyak trial and error.