natalya zaritskaya SIOdjcYotms unsplash
natalya zaritskaya SIOdjcYotms unsplash

Bagaimana danau terbentuk?

Posted on

Danau terbentuk ketika air terakumulasi di cekungan, terkadang dari pencairan salju, hujan, atau sumber lainnya. Seiring waktu, air menguap dan meninggalkan deposit mineral. Mineral-mineral ini dapat membentuk permukaan yang keras di mana lebih banyak air dapat terkumpul, menciptakan siklus yang berlanjut hingga danau menjadi terlalu kecil untuk menampung lebih banyak air dan mengering.

Apa yang Menyebabkan Danau Terbentuk?

Danau terbentuk ketika air terakumulasi dalam depresi di permukaan bumi. Seiring waktu, akumulasi air ini dapat menyebabkan depresi terisi air, menciptakan danau.

Ada beberapa faktor berbeda yang dapat berkontribusi pada pembentukan danau. Salah satu penyebab umum adalah curah hujan atau salju pada area daratan yang memiliki elevasi rendah. Hujan atau salju ini akan bercampur dengan air tanah yang sudah ada dan akan mulai meluap ke tanah dan air tanah di sekitarnya. Seiring waktu, kelebihan air ini akan menumpuk dan membentuk badan air.

Penyebab umum lain dari danau adalah mencairnya gletser. Saat gletser bergerak di atas tanah, mereka meninggalkan massa es. Seiring waktu, massa es ini perlahan-lahan akan mencair, dan air yang terkandung di dalamnya akan mengalir keluar ke danau atau badan air lainnya.

Bagaimana Danau Terbentuk

Pengembangan danau dimulai dengan depresi kecil di tanah yang disebut lubang pembuangan. Seiring waktu, air merembes ke dalam depresi dan mengisinya hingga kedalaman sekitar 18 inci. Tanah dan batuan di sekitarnya tergeser saat volume air meningkat, membentuk cekungan. Pada titik tertentu, cekungan mencapai kedalaman di mana air berada di bawah permukaan sekitarnya dan mulai naik lagi. Kenaikan air ini menciptakan perbedaan elevasi antara dasar cekungan dan daerah sekitarnya, yang menyebabkan air mengalir keluar dari cekungan ke arah timur-barat. Aliran air ini menciptakan aliran atau sungai yang mengalir ke badan air lain seperti danau atau laut yang lebih besar.

Tingkat Danau

Permukaan danau terbentuk ketika curah hujan turun dan terkumpul di sebuah cekungan. Air di cekungan diserap oleh tanah, batu, dan vegetasi. Ini meninggalkan lapisan air di atas yang sedikit lebih dalam dari air di bawah. Seiring waktu, lapisan air ini mengumpulkan lebih banyak hujan, salju, dan es daripada air di bawahnya. Berat ini menyebabkan permukaan air naik, yang menciptakan danau.

Anak Sungai dan Danau

Formasi Danau

Pembentukan danau dimulai dengan aliran yang menjatuhkan airnya ke badan air yang lebih besar. Badan air yang lebih besar dapat berupa sungai, danau, atau laut. Seiring waktu, air di sungai mengambil sedimen dan bahan lain dari tanah sekitarnya. Sedimen dan material ini terbawa arus dan akhirnya terakumulasi menjadi lapisan tebal di atas air. Lapisan tebal ini disebut alluvium.

Ketika sungai mencapai titik rendah dalam perjalanannya, ia mulai mengalir kembali ke badan air yang lebih besar. Aluvium yang diciptakan oleh aliran mengalir bersamanya dan akhirnya mengendap di dasar badan air yang lebih besar. Proses pengendapan ini menghasilkan potongan-potongan kecil aluvium yang diendapkan di dekat dasar danau daripada di ketinggian yang lebih tinggi. Ini karena angin dan gelombang sering kali memindahkan material di sekitar pantai lebih lambat daripada di lepas pantai.

Ukuran dan bentuk danau tergantung pada sejumlah faktor, termasuk ukuran dan bentuk aliran awal, berapa banyak sedimen yang diendapkan selama proses pengendapan, dan berapa banyak air yang ditambahkan oleh curah hujan atau salju yang mencair.

Kesimpulan

Danau dapat terbentuk dalam beberapa cara, tetapi yang paling umum adalah ketika air hujan terkumpul dan perlahan terakumulasi di permukaan tanah. “Efek genangan” ini menyebabkan air tanah meresap ke dalam tanah dan naik, akhirnya membentuk badan air yang kita sebut danau. Danau juga dapat terbentuk ketika gletser bergerak di atas tanah dan mencairkan salju, atau ketika limpasan dari lereng bukit membawa air ke daerah dataran rendah. Terlepas dari bagaimana mereka terbentuk, semua danau penting karena mereka menyediakan habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan, menyimpan curah hujan untuk digunakan nanti, memberikan kesempatan rekreasi bagi orang untuk menikmati alam, dan berfungsi sebagai sumber air minum.