tobias reich 8d5BioG1Kas unsplash
tobias reich 8d5BioG1Kas unsplash

Bagaimana lembah terbentuk?

Posted on

Melihat ke lanskap perbukitan dan lembah, orang mungkin cenderung berpikir bahwa tanah itu diukir oleh beberapa tangan ilahi. Namun pada kenyataannya, tanah yang kita lihat di sekitar kita adalah hasil erosi selama berabad-abad yang disebabkan oleh air dan angin. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari tentang berbagai faktor yang berkontribusi pada pembentukan lembah, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk keuntungan Anda sebagai penata taman atau fotografer.

Proses Pembentukan Lembah

Lembah terbentuk ketika aliran atau sungai mengalir di atas area dataran rendah. Seiring waktu, sungai dan aliran mengendapkan sedimen di dataran rendah dan daerah itu berangsur-angsur naik. Jika ada faktor lain (seperti fitur geologis) yang membantu membentuk lembah, itu bisa terjadi dengan sangat cepat.

Apa Penyebab Terbentuknya Lembah?

Lembah adalah cekungan di permukaan bumi yang disebabkan oleh runtuhnya batuan tahan erosi oleh sungai atau aliran air lainnya. Lembah sering terbentuk di sepanjang pemisah antara dua pegunungan, atau antara pegunungan dan daerah dataran rendah.

Hasil Pembentukan Lembah

Lembah terbentuk ketika sungai atau badan air mengalir lainnya memotong lereng gunung. Saat air mengalir di atas lereng gunung, air itu akan habis di bebatuan sampai parit dibuat. Parit ini kemudian menjadi sungai atau dasar sungai karena air terus mengalir. Seiring waktu, sungai atau aliran ini mengendap dan membentuk dataran datar.

Kesimpulan

Sebuah lembah terbentuk ketika sungai atau sungai mengalir menuruni bukit. Saat bergerak, air mengambil tanah dan bebatuan di sepanjang jalan, yang disimpan di dasar lembah. Seiring waktu, proses ini dapat menciptakan lembah yang luas yang dikelilingi oleh bukit-bukit terjal.