pexels valiphotos 589841 scaled
pexels valiphotos 589841 scaled

Apa saja jenis area memori yang dialokasikan oleh JVM?

Posted on

Ada tiga jenis area memori yang dapat dialokasikan oleh JVM: stack, heap, dan permanen. Memori tumpukan digunakan untuk menyimpan variabel lokal suatu metode. Memori tumpukan digunakan untuk menyimpan objek yang dibuat oleh metode. Memori permanen digunakan untuk menyimpan data yang tidak akan pernah menjadi sampah yang dikumpulkan.

Area Memori Jangka Pendek (STM)

Area Memori Jangka Pendek (STM) adalah area memori yang dialokasikan ke JVM untuk penyimpanan objek sementara. Biasanya digunakan untuk eksekusi metode Java yang berumur pendek, seperti yang dipanggil sebagai bagian dari loop dalam. STM juga dapat digunakan untuk menyimpan objek apa pun yang tidak perlu bertahan di beberapa pemanggilan aplikasi Java.
Area Memori Jangka Panjang (LTM)
Area Memori Jangka Panjang (LTM) adalah area memori lain yang dialokasikan untuk JVM dan digunakan untuk penyimpanan objek Java yang persisten. LTM dibagi menjadi dua bagian utama: Area Kelas dan Heap. Area Kelas menyimpan semua kelas yang saat ini dimuat oleh JVM, sedangkan Heap menyimpan semua objek yang dibuat oleh aplikasi Java. Ukuran kedua area dapat dikonfigurasi pengguna.

Area Memori Jangka Panjang (LTM)

Java Virtual Machine (JVM) menempati sejumlah memori fisik pada mesin host. JVM dapat menggunakan memori apa pun yang tersedia, tetapi umumnya cenderung menggunakan memori yang dekat dengan CPU.

Ada dua jenis area memori yang dialokasikan oleh JVM: area memori jangka pendek dan area memori jangka panjang. Area memori jangka pendek digunakan untuk data sementara saat JVM berjalan, dan dibatasi hingga 2GB. Area memori jangka panjang dapat menyimpan sejumlah data, dan terutama digunakan untuk menyimpan objek Java.

Ketika objek Java dibuat, JVM mencadangkan ruang di area memori jangka panjang untuknya. JVM juga melacak berapa banyak ruang yang telah digunakan setiap objek Java, dan ketika objek tidak lagi diperlukan, ia melepaskan ruangnya di area memori jangka panjang.

Area Memori Kerja (WM)

Working Memory Area (WM) digunakan untuk penyimpanan data sementara saat JVM sedang memproses permintaan.
Ada dua jenis area memori kerja – primer dan sekunder.

Area Memori Kerja Utama (PWMA) digunakan oleh JVM sebagai area memori kerja default. Itu terletak di ruang alamat asli mesin virtual Java (JVM). Ukuran PWMA dapat dikonfigurasi menggunakan opsi -Xmx ke perintah javac. Area Memori Kerja Sekunder (SWMA) dapat digunakan sebagai alternatif untuk PWMA. SWMA terletak di ruang pengguna dan ukurannya dapat dikontrol oleh pengguna melalui kotak dialog Opsi Java VM.

Kesimpulan

Memori adalah bagian yang sangat penting dalam hidup kita. Ini memungkinkan kita untuk mengingat semuanya, mulai dari nama orang yang kita temui hingga alamat rumah kita. Namun, seperti banyak aspek kehidupan, ingatan tidak sempurna. Ingatan tertentu lebih sulit untuk diingat daripada yang lain, dan area tertentu di otak kita lebih baik dalam mempertahankan jenis informasi tertentu daripada yang lain. Pada artikel ini, saya akan mengeksplorasi berbagai jenis area memori yang dialokasikan oleh Java Virtual Machine (JVM), dan membahas bagaimana Anda dapat menggunakan pengetahuan ini untuk meningkatkan kinerja memori Anda.