pexels ralph david 1658572 scaled
pexels ralph david 1658572 scaled

Pemberian Vaksin: Pengukur dan Panjang Jarum

Posted on

Terlalu sering, pemberian vaksin salah penanganan. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi pentingnya menggunakan ukuran dan panjang jarum yang benar saat memberikan vaksin. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan bahwa pasien Anda menerima vaksin yang mereka butuhkan dan bahwa efek samping diminimalkan.

Pengukur jarum

Saat memberikan vaksin, pastikan untuk menggunakan pengukur jarum yang benar. Ini adalah ukuran jarum yang digunakan untuk menyuntikkan vaksin. Semakin kecil pengukur jarum, semakin besar tekanan yang akan diberikan saat menyuntikkan vaksin. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan menyebabkan cedera serius atau bahkan kematian.

Pengukur jarum yang benar untuk sebagian besar vaksin adalah 18 milimeter (mm). Namun, beberapa vaksin, seperti MMR (gondong, campak, rubella) dan varicella (cacar air), memerlukan pengukur jarum yang lebih kecil (13 mm). Jika Anda tidak yakin pengukur jarum mana yang digunakan, tanyakan kepada penyedia layanan kesehatan Anda.

Tidak perlu menyuntikkan vaksin secara berlebihan dengan jarum besar. Padahal, menggunakan jarum yang besar justru dapat menyebabkan lebih banyak cedera karena meningkatkan kemungkinan menyebabkan paru-paru kolaps atau luka tusukan lainnya. Alih-alih, arahkan ke jalan tengah – gunakan jarum yang sedikit lebih besar dari biasanya tetapi tetap jaga agar tusukan tetap lembut.

Panjang jarum

Panjang jarum penting saat memberikan vaksin. Pengukur jarum vaksin adalah ukuran jarum dan panjang jarum menentukan berapa banyak vaksin yang dapat disuntikkan pada suatu waktu. Jarum yang terlalu besar dapat menyebabkan rasa sakit, memar, dan bahkan kerusakan pada kulit. Jarum yang terlalu pendek mungkin tidak mencapai semua vaksin, yang dapat menyebabkan hilangnya kesempatan untuk melindungi diri Anda dari penyakit.

Sisi mana dari pasien yang harus menerima vaksin?

Tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan ini, karena tergantung pada riwayat kesehatan dan kondisi kesehatan pasien. Namun, beberapa ahli percaya bahwa vaksin harus diberikan pada sisi pasien yang berlawanan dari tempat suntikan akan masuk ke kulit mereka. Ini karena beberapa infeksi, seperti cacar air, dapat menyebar melalui kontak dengan air liur atau lendir seseorang.

Tata Cara Pemberian Vaksin

Ada beberapa hal yang perlu diingat saat memberikan vaksin: ukuran jarum dan panjangnya. Pengukur jarum adalah ukuran jarum yang digunakan untuk menyuntikkan vaksin; semakin besar angkanya, semakin kecil jarumnya. Pengukur jarum yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah 23 mm. Untuk anak-anak, pengukur jarum yang direkomendasikan adalah 19 mm.

Panjang injeksi juga penting. Vaksin disuntikkan ke otot, jadi suntikan yang lebih pendek tidak akan memberikan paparan vaksin yang lebih lama. Panjang yang disarankan untuk orang dewasa adalah 3 inci. Untuk anak-anak, panjang yang disarankan adalah 2 inci.