pexels johannes plenio 1632790 scaled
pexels johannes plenio 1632790 scaled

Kimia : Orbital atom

Posted on

Di kelas kimia Anda, Anda belajar tentang delapan jenis orbital yang dapat ditempati atom di kulit terluarnya. Pada artikel ini, kita akan melihat lebih dekat pada setiap jenis dan apa yang mereka lakukan.

Apa itu orbital atom?

Orbital atom adalah blok bangunan atom. Mereka adalah bagian terkecil dari atom yang dapat menyimpan jenis energi tertentu. Keenam orbital atom tersebut adalah: orbital 1s, orbital 2s, orbital 2p, orbital 3s, orbital 3p, dan orbital 4s.

Jenis orbital atom

Ada tiga jenis orbital atom: kulit elektron, kulit proton dan kulit elektron d. Kulit elektron adalah jenis orbital yang paling umum, dan itulah yang membuat atom berbeda satu sama lain. Setiap atom memiliki maksimal sembilan elektron dalam intinya, dan masing-masing elektron tersebut dapat berada di salah satu dari dua orbital: kulit elektron atau kulit proton.

Kebanyakan atom memiliki lima elektron di kulit elektronnya, tetapi nitrogen memiliki tujuh. Elektron ekstra itu membuat nitrogen menjadi atom dengan kulit elektron terluar yang tidak lengkap – ini disebut ion. Ion penting karena mereka bertindak seperti magnet kecil. Ketika Anda menggabungkan dua atom yang memiliki jumlah elektron yang sama di orbital terluarnya, mereka membentuk sebuah molekul. Itu sebabnya air adalah molekul: dua atom hidrogen digabungkan dengan satu atom oksigen untuk membuat molekul H2O.

Konfigurasi elektron keadaan dasar

Dalam kimia, konfigurasi elektron adalah susunan elektron di sekitar inti atom. Enam konfigurasi elektron pertama atom karbon-12 adalah 1s2, 1s2, 1d2, 2s2, 2s2, dan 2p6.

Konfigurasi elektron keadaan tereksitasi pertama

Konfigurasi elektron untuk keadaan tereksitasi pertama suatu atom diisi dengan tingkat energi ekstra, yang disebut subkulit s. Tingkat ekstra ini dibuat ketika nukleus mengeluarkan elektron dalam keadaan tereksitasi pertamanya. Konfigurasi elektron untuk keadaan ini adalah [Ar]2s2.

Konfigurasi elektron keadaan tereksitasi kedua

Konfigurasi elektron keadaan tereksitasi kedua dikenal sebagai konfigurasi kulit terisi. Dalam konfigurasi ini, elektron 2s telah memperoleh tingkat energi ekstra dan sekarang berada di orbital berenergi lebih tinggi.

Konfigurasi elektron keadaan tereksitasi ketiga

Konfigurasi elektron keadaan tereksitasi ketiga untuk suatu molekul dicapai ketika molekul berada dalam keadaan tereksitasi. Konfigurasi elektron untuk molekul dalam keadaan tereksitasi dijelaskan menggunakan orbital atom. Orbital molekul adalah daerah ruang di sekitar nukleus di mana elektron dapat menempati satu atau lebih kulit. Ketika sebuah molekul berada dalam keadaan tereksitasi, elektron dapat berpindah antara tingkat energi dasar dan tingkat energi tereksitasi pertama.

Spektrum energi atom

Spektrum energi atom ditentukan oleh jumlah proton dalam intinya. Semakin banyak proton, semakin tinggi energinya. Atom berenergi tertinggi adalah atom gas tanpa inti, yang disebut atom degenerasi.

Kesimpulan

Pada artikel ini, kita telah menjelajahi konsep orbital atom, dan bagaimana pentingnya untuk memahami reaksi kimia. Kami juga telah melihat beberapa contoh jenis orbital yang paling sering terlibat dalam reaksi kimia. Saya harap artikel ini bermanfaat bagi Anda, dan Anda dapat menggunakannya untuk lebih memahami kimia di balik molekul favorit Anda.

× Penutup! Postingan "Kimia : Orbital atom" ini diharapkan bisa membantu Anda yang tengah mencari jawaban topik Kimia : Orbital atom ini. Jika Anda menemukan ada kesalahan dalam informasi yang diberikan, harap gunakan fitur laporkan konten agar informasi tentang Kimia : Orbital atom yang disajikan menjadi lebih akurat.