pexels david bartus 1166209 scaled
pexels david bartus 1166209 scaled

Kimia : Ikatan ionik

Posted on

Ikatan ionik adalah jenis ikatan kimia di mana atom atau molekul bergabung satu sama lain untuk membentuk senyawa ionik. Senyawa ion terdiri dari ion dan kation. Ion adalah atom atau molekul yang kehilangan satu atau lebih elektron, sehingga bermuatan listrik. Kation adalah atom atau molekul yang telah memperoleh satu atau lebih elektron, sehingga memiliki muatan positif.

Apa itu Ikatan Ionik?

Ikatan ion adalah gaya tarik menarik ion positif dan negatif untuk membentuk senyawa kimia. Ini terjadi ketika atom-atom yang memiliki jumlah proton yang sama dalam intinya (tetapi jumlah neutron yang berbeda) bersentuhan.

Jenis Ikatan Ionik

Ikatan ionik adalah penggabungan atom dengan berbagi elektron di antara mereka. Jenis ikatan ion yang paling umum adalah kovalen, di mana dua atom berbagi elektron di antara mereka. Ikatan ion juga dapat terjadi antara atom netral dan ion.

Pembentukan Ikatan Ion

Ikatan ionik adalah proses di mana atom membentuk ikatan kovalen dengan atom lain. Ikatan ion adalah jenis reaksi kimia yang terjadi antara ion bermuatan berlawanan. Ikatan ion biasanya terjadi ketika dua atom bermuatan listrik bersentuhan satu sama lain.

Ikatan ionik bertanggung jawab untuk pembentukan garam, asam, dan basa. Garam adalah senyawa yang mengandung logam alkali (seperti natrium atau kalium) dan logam non-alkali (seperti magnesium atau kalsium). Asam adalah senyawa yang mengandung atom gas hidrogen dan ion negatif (seperti asam sulfat atau asam nitrat). Basa adalah senyawa yang mengandung ion positif (seperti natrium hidroksida atau kalium hidroksida) dan atom non-positif (seperti karbonat atau borat).

Ikatan ionik juga bertanggung jawab untuk transformasi air menjadi gas hidrogen dan gas oksigen. Air dapat diubah menjadi gas hidrogen dengan mereaksikannya dengan oksigen atmosfer. Oksigen dapat diubah menjadi air dengan mereaksikannya dengan gas hidrogen.

Reaksi Kimia Terkait dengan Pembentukan Ikatan Ion

Ikatan ion adalah jenis reaksi kimia yang terjadi ketika dua atom berbagi elektron di kulit elektron terluarnya. Pembagian elektron ini menghasilkan pembentukan atom baru dengan elektron ekstra, yang disebut ion. Ikatan ionik bertanggung jawab untuk pembentukan garam, asam, dan molekul lain dengan muatan positif atau negatif.

Zat asam seperti cuka dan HCl (asam klorida) terdiri dari ion dengan muatan negatif. Ion-ion ini tertarik satu sama lain dan membentuk ikatan yang lemah di antara mereka. Ikatan yang lebih kuat dapat terbentuk antara ion-ion yang bermuatan sama tetapi bilangan oksidasinya berbeda. Bilangan oksidasi mengacu pada jumlah atom oksigen yang terikat pada inti atom. Misalnya, belerang memiliki bilangan oksidasi 8, sedangkan nitrogen memiliki bilangan oksidasi 7.

Ikatan ionik juga bertanggung jawab untuk pembentukan molekul air. Gas hidrogen terdiri dari satu atom hidrogen dan dua atom oksigen, yang masing-masing memiliki bilangan oksidasi 1. Ketika gas-gas ini digabungkan, mereka membentuk air karena atom hidrogen berbagi elektronnya dengan atom oksigen.

Penutup

Di bagian blog ini, kami akan merangkum dan memberikan komentar penutup tentang ikatan ion. Pertama, kita akan membahas apa itu ikatan ion dan apa fitur utamanya. Selanjutnya, kami akan memberikan gambaran tentang jenis-jenis ikatan ion yang terjadi di alam dan kimia anorganik. Akhirnya, kita akan membahas beberapa aplikasi ikatan ion dalam kimia.

× Penutup! Postingan "Kimia : Ikatan ionik" ini diharapkan bisa membantu Anda yang tengah mencari jawaban topik Kimia : Ikatan ionik ini. Jika Anda menemukan ada kesalahan dalam informasi yang diberikan, harap gunakan fitur laporkan konten agar informasi tentang Kimia : Ikatan ionik yang disajikan menjadi lebih akurat.