pexels instawalli 165754 scaled
pexels instawalli 165754 scaled

Struktur Bumi: Di ​​Dalam Bumi

Posted on

Bumi adalah tempat yang ajaib, dan sementara kita tidak dapat sepenuhnya memahami semua cara kerjanya, kita cukup tahu untuk mulai menghargainya. Dalam artikel ini, kita akan fokus pada satu aspek struktur bumi: interiornya. Kita akan menjelajahi apa yang terjadi di dalam Bumi, dan belajar tentang geologi planet yang luar biasa.

Photo by Chela B. on Unsplash

Bumi itu bulat

Bumi itu bulat. Ini mungkin mengejutkan bagi mereka yang telah diajari bahwa Bumi itu datar, tetapi kenyataannya adalah bahwa planet kita adalah benda bulat. Ini telah dibuktikan oleh sains, dan ada banyak alasan mengapa hal ini terjadi.

Salah satu alasan utama mengapa para ilmuwan percaya bahwa Bumi itu bulat adalah karena Hukum Pertama Gerak Planet Kepler. Hukum ini menyatakan bahwa sebuah planet (dalam hal ini Bumi) akan bergerak dalam orbit elips mengelilingi matahari jika memiliki gaya yang sama dan berlawanan yang bekerja padanya. Jika Bumi itu datar, maka ia akan bergerak dalam orbit melingkar. Namun, karena Bumi berbentuk bulat, ia bergerak dalam elips mengelilingi matahari.

Alasan lain mengapa para ilmuwan percaya bahwa Bumi itu bulat adalah karena gravitasi. Jika Bumi datar, maka benda-benda di permukaannya akan lebih berat ke arah pusat planet daripada ke arah tepi. Ini akan menyebabkan benda jatuh menuju pusat planet, yang tidak kita lihat terjadi dengan planet seperti Bumi. Sebaliknya, segala sesuatu di Bumi (termasuk manusia) jatuh menuju pusat planet kita karena

Kerak Bumi

Kerak bumi merupakan lapisan terluar dari bumi. Itu duduk di mantel dan terdiri dari batu padat. Keraknya bervariasi dalam ketebalan dari beberapa ratus meter hingga lebih dari 5.000 kilometer. Kerak bumi dipecah menjadi banyak bagian yang berbeda, termasuk benua, dasar laut, dan pegunungan.

Interior Bumi

Interior bumi adalah tempat yang panas, gelap, dan kacau. Tapi itu juga rumah bagi beberapa hal yang paling menarik dan penting di planet kita. Dalam posting blog ini, kita akan melihat berbagai lapisan interior bumi, dan apa yang ada di bawahnya.

Atmosfer

Atmosfer bumi sangat penting bagi kehidupan di planet ini. Tanpa lapisan pelindung gas dan debu, permukaan bumi akan terlalu panas dan tidak bersahabat bagi segala bentuk kehidupan untuk bertahan hidup. Atmosfer juga bertanggung jawab untuk memoderasi suhu di planet ini dengan menjebak energi dari matahari.

Gempa bumi

Gempa bumi adalah hasil dari lempeng tektonik dan terjadi ketika dua lempeng bergerak melewati satu sama lain. Kerak bumi terdiri dari beberapa lempeng besar yang bergerak mengelilingi mantel cair planet. Kekuatan lempeng-lempeng ini bergerak dapat menyebabkan pecahnya permukaan bumi, yang mengakibatkan gempa bumi.

Tektonik Lempeng

Struktur Bumi: Di ​​Dalam Bumi
oleh Thomas Hornsby-Smith

Bumi adalah planet yang mengorbit mengelilingi matahari. Itu terdiri dari banyak lapisan dan bagian yang berbeda, dan para ilmuwan masih mencoba mencari tahu bagaimana semuanya cocok satu sama lain. Lempeng tektonik adalah salah satu cara kita belajar tentang bagaimana berbagai bagian Bumi berinteraksi satu sama lain.

Lempeng tektonik adalah teori ilmiah yang menjelaskan bagaimana litosfer bumi (lapisan terluar) bergerak. Litosfer terpecah menjadi lempengan-lempengan, dan lempeng-lempeng ini bergerak mengelilingi permukaan bumi. Pergerakan ini disebabkan oleh dua hal yaitu tekanan dan panas.

Tekanan berasal dari semua batuan dan mineral di permukaan bumi. Batuan dan mineral ini diperas bersama-sama, dan mereka saling mendorong. Tekanan ini dapat menyebabkan gempa bumi, yaitu ledakan besar yang disebabkan oleh batuan yang bergerak. Panas berasal dari Matahari, dan itu membuat bebatuan di Bumi menjadi panas. Panas ini melelehkan es di permukaan bumi, yang kemudian mengalir turun ke mantel (lapisan di bawah litosfer). Batuan cair (disebut magma) naik untuk mengisi celah di antara lempeng, dan begitulah cara kerja tektonik lempeng.

Kita masih belum tahu segalanya tentang cara kerja lempeng tektonik, tapi ini adalah salah satu cara terbaik yang harus kita pelajari tentang Bumi. Ini membantu kita memahami bagaimana Bumi berubah dari waktu ke waktu, dan juga membantu kita mengetahui ke mana arah planet kita di masa depan.

Lautan

Lautan menutupi 71% permukaan bumi. Mereka terdiri dari air asin, air tawar, dan zat lainnya. Lautan sangat penting untuk kehidupan di Bumi karena mereka menyediakan makanan dan air.

× Penutup! Postingan "Struktur Bumi: Di ​​Dalam Bumi" ini diharapkan bisa membantu Anda yang tengah mencari jawaban topik Struktur Bumi: Di ​​Dalam Bumi ini. Jika Anda menemukan ada kesalahan dalam informasi yang diberikan, harap gunakan fitur laporkan konten agar informasi tentang Struktur Bumi: Di ​​Dalam Bumi yang disajikan menjadi lebih akurat.