aziz acharki 2fgnVgsm5uM unsplash
aziz acharki 2fgnVgsm5uM unsplash

Biologi: DNA dan kromosom

Posted on

DNA adalah materi genetik suatu organisme. Ini terdiri dari empat nukleotida yang mengandung nitrogen – adenin, guanin, sitosin dan timin – dirangkai seperti manik-manik pada tali. Urutan nukleotida ini menentukan urutan asam amino dalam protein, dan dengan demikian karakteristik suatu organisme.

Kromosom adalah molekul DNA yang ditemukan dalam inti sel. Manusia memiliki 23 pasang kromosom, dengan total 46. Setiap kromosom dibagi menjadi dua bagian – lengan pendek dan lengan panjang. Lengan pendek berisi 23 pasang gen, sedangkan lengan panjang hanya berisi satu pasang – dikenal sebagai lengan-q karena menunjuk ke arah pusat kromosom (q = quinque).

Photo by vadim kaipov on Unsplash

Apa itu DNA?

DNA adalah materi genetik yang membentuk kromosom dalam sel. Setiap gen terletak pada salah satu dari 23 pasang kromosom. DNA terdiri dari empat unsur kimia: karbon, nitrogen, oksigen, dan hidrogen. DNA dipelintir dengan erat sehingga dapat masuk ke dalam inti sel.

DNA bertanggung jawab atas instruksi yang memberi tahu sel cara tumbuh, berfungsi, dan bereproduksi. Instruksi ditemukan pada gen dan dibaca oleh mesin pembaca DNA sel. Setiap gen menyediakan seperangkat instruksi yang memberi tahu sel apa yang harus dilakukan. Misalnya, satu gen mungkin memberi tahu sel untuk membuat protein otot. Gen lain mungkin memberi tahu sel untuk membuat enzim yang membantu memecah makanan.

Bagaimana DNA Diorganisir

DNA disusun menjadi kromosom. Kromosom tersusun atas DNA dan protein. Setiap kromosom memiliki sejumlah gen. Gen menentukan jenis sel tubuh orang tersebut nantinya.

Struktur DNA

DNA adalah molekul yang ditemukan dalam sel semua makhluk hidup. Ini berisi instruksi genetik untuk pengembangan dan fungsi sel. DNA terdiri dari dua untai yang dipilin bersama. Kedua utas tersebut disebut kromosom. Jumlah kromosom dalam sel menentukan karakteristik unik individu.

Bagaimana Gen Dikendalikan

DNA adalah materi genetik yang mengontrol fungsi gen. Gen adalah unit dasar hereditas dan terletak di kromosom. DNA disusun menjadi untaian panjang yang disebut kromosom. Setiap kromosom memiliki sejumlah gen, yang bertanggung jawab untuk perkembangan dan fungsi tubuh. Urutan gen pada kromosom ditentukan oleh urutan pewarisan dari ibu atau ayah Anda.

Mutasi DNA

DNA adalah materi genetik yang membentuk kromosom kita. Ini adalah urutan panjang molekul yang membawa instruksi untuk membuat protein. DNA ditemukan dalam inti setiap sel, kecuali telur dan sperma.

DNA setiap orang berbeda karena setiap orang mewarisi setengah dari DNA orang tuanya. Ini berarti bahwa orang bisa mendapatkan penyakit yang berbeda jika orang tua mereka memiliki penyakit yang berbeda. Misalnya, satu gen pada kromosom dapat menyebabkan penyakit yang disebut cystic fibrosis, yang diturunkan dari orang tua Anda.

Sebagian besar mutasi DNA tidak berbahaya, tetapi beberapa bisa sangat serius. Misalnya, mutasi yang mengubah satu huruf dalam kode DNA dapat menyebabkan kanker. Mutasi lain dapat mempersulit tubuh untuk membuat protein normal. Mutasi ini disebut proteinopati.

Beberapa orang dapat mengobati beberapa proteinopati dengan obat-obatan yang mereka konsumsi melalui mulut. Yang lain membutuhkan pembedahan untuk mengangkat organ atau bagian organ yang terkena. Beberapa orang dengan proteinopati membutuhkan diet khusus yang membantu tubuh mereka menyerap nutrisi dengan baik.

Ada juga cara untuk mencegah terjadinya beberapa mutasi DNA. Misalnya, beberapa orang yang berisiko terkena penyakit genetik diberikan tes untuk memeriksa mutasi pada DNA mereka.

Kode Genetik

DNA adalah molekul yang berisi instruksi genetik untuk membuat organisme hidup. Kode genetik adalah urutan kodon, yang merupakan blok bangunan DNA. Setiap kodon terdiri dari tiga nukleotida. Kode genetik ditulis dalam bentuk empat kode nukleotida yang disebut kodon, yaitu AUG, CUG, GTG, dan TTG.

Warisan dan Genetika

Warisan dan Genetika: DNA dan kromosom

DNA dan kromosom adalah molekul yang membawa informasi genetik dalam sel. Mereka terdiri dari nukleotida, yang dihubungkan bersama untuk membentuk rantai panjang. DNA ditemukan di inti sel, sedangkan kromosom terletak di pusat sel.

Gen pada DNA menentukan bagaimana seseorang terlihat dan berperilaku. Setiap gen terdiri dari empat huruf DNA, atau basa, A, C, T, dan G. Huruf-huruf ini dapat diatur dalam urutan apa pun. Urutan huruf-huruf ini (atau pasangan basa) menentukan apa yang dihasilkan gen.

Cara gen diekspresikan ditentukan oleh lokasinya pada kromosom. Sebagian besar gen terletak pada salah satu dari 23 pasang kromosom. Wanita memiliki dua kromosom X (satu dari setiap orang tua), sedangkan pria memiliki satu kromosom X dan satu Y (berasal dari ayah mereka).

Jika sel telur dibuahi oleh spermatozoa pria (sperma), embrio yang dihasilkan akan memiliki dua kromosom X atau satu kromosom X dan satu Y (jika sperma hanya membawa satu kromosom X). Jika sel telur dibuahi oleh spermatozoa wanita, embrio yang dihasilkan akan memiliki satu kromosom X dan satu Y (jika sperma hanya membawa satu kromosom X).

Informasi genetik pada DNA seseorang diturunkan dari orang tua ke anak-anak. Informasi ini diatur ke dalam segmen, atau gen, yang disalin – atau “ditranskripsi” – dari satu gen ke gen lainnya selama proses reproduksi.

Selama perkembangan, sel bayi menyalin DNA dari sel ibu mereka. Proses ini terjadi pada tahap awal perkembangan embrio, sebelum menjadi bayi. Setiap sel dalam embrio mendapat salinan semua kromosom dari ibunya. Jenis kelamin bayi ditentukan oleh jumlah dan jenis kromosom yang dimilikinya. Jika bayi memiliki dua kromosom X (perempuan), maka dia akan menjadi perempuan. Jika seorang bayi memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y (laki-laki), maka ia akan berjenis kelamin laki-laki.

Sistem Perlindungan Alami Tubuh Manusia

DNA dan kromosom adalah sistem perlindungan alami tubuh. DNA adalah untaian panjang informasi genetik yang ditemukan dalam inti setiap sel dalam tubuh. Kromosom adalah potongan kecil DNA yang ditemukan di sitoplasma sel. Setiap kromosom mengandung gen, yang merupakan instruksi untuk membangun protein. Gen-gen pada kromosom diatur ke dalam lokus. Setiap lokus mengandung satu atau lebih gen. Lokasi gen pada kromosom ditentukan oleh posisinya pada kromosom dan orientasinya dalam genom. Urutan gen di sepanjang kromosom disebut sekuensing genom. Kromosom dapat rusak atau rusak, yang dapat menyebabkan mutasi pada gen yang dikandungnya. Mutasi dapat menyebabkan penyakit seperti kanker.

Kesimpulan

DNA dan kromosom bertanggung jawab atas pewarisan informasi genetik. DNA adalah molekul panjang yang terdiri dari nukleotida, dan setiap nukleotida berisi instruksi yang dibutuhkan untuk membangun protein. Kromosom adalah potongan DNA yang membawa instruksi ini ke sel di mana mereka akan digunakan. Ketika dua gamet (sel reproduksi) bergabung selama reproduksi seksual, kromosom mereka berbaris sehingga gen mereka dapat bercampur.

× Penutup! Postingan "Biologi: DNA dan kromosom" ini diharapkan bisa membantu Anda yang tengah mencari jawaban topik Biologi: DNA dan kromosom ini. Jika Anda menemukan ada kesalahan dalam informasi yang diberikan, harap gunakan fitur laporkan konten agar informasi tentang Biologi: DNA dan kromosom yang disajikan menjadi lebih akurat.