sasha freemind frq5Q6Ne9k4 unsplash
sasha freemind frq5Q6Ne9k4 unsplash

Apa itu Gempa?

Posted on

Gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi di seluruh dunia. Mereka dapat dirasakan oleh manusia dan hewan, dan sering disertai dengan suara keras. Sebagian besar gempa bumi terjadi sebagai akibat dari lempeng tektonik – gerakan lambat litosfer bumi, atau kerak luar. Gempa bumi terjadi ketika dua lempeng bertabrakan, dan ketika ini terjadi, tekanan menumpuk di dalam Bumi. Tekanan ini akhirnya dilepaskan dalam gempa bumi.

Photo by Dan Wayman on Unsplash

Gempa bumi terjadi ketika dua lempeng litosfer bumi bergerak dan berinteraksi.

Lempeng tersebut terbuat dari litosfer, batuan kuat yang berada di mantel bumi. Litosfer pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil yang disebut lempeng tektonik. Mereka bergerak di atas mantel dan berinteraksi satu sama lain. Ketika dua lempeng bergerak, mereka dapat menciptakan gempa bumi.

Gempa bumi dapat diprediksi dengan mempelajari pergerakan mantel dan kerak bumi.

Ilmu yang mempelajari tentang gempa bumi disebut seismologi. Gempa bumi dapat diklasifikasikan menurut jenis, lokasi, dan penyebabnya.
Salah satu cara untuk memprediksi gempa adalah dengan mempelajari pergerakan mantel dan kerak bumi. Ilmu yang mempelajari tentang gempa bumi disebut seismologi. Gempa bumi dapat diklasifikasikan menurut jenis, lokasi, dan penyebabnya.

Jenis: Gempa bumi dapat diklasifikasikan menurut jenisnya, yang meliputi tektonik atau vulkanik. Gempa bumi yang disebabkan oleh pergerakan lempeng disebut gempa tektonik. Letusan gunung berapi menciptakan apa yang disebut “magnitudo-7” atau gempa bumi yang lebih besar, sementara ledakan bawah tanah menciptakan gempa berkekuatan 5 atau lebih besar.

Lokasi: Gempa bumi dapat terjadi di mana saja di Bumi, tetapi paling sering terjadi di dekat batas lempeng tektonik. Batas lempeng adalah tempat di mana dua lempeng litosfer bumi saling bergerak. Batas lempeng yang paling terkenal adalah Patahan San Andreas di California.

Penyebab: Gempa bumi dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk tekanan batuan di bawah permukaan bumi, patahan (ruptur), dan ledakan bawah tanah.

Ada tiga jenis gempa bumi: lokal, regional, dan global.

Gempa lokal terjadi di wilayah tertentu, sedangkan gempa regional lebih besar dan memicu getaran yang lebih parah. Gempa bumi global terjadi di daerah yang jauh dari pusat gempa dan dapat menyebabkan kerusakan yang meluas.

Gempa bumi dapat disebabkan oleh banyak faktor yang berbeda, termasuk lempeng tektonik yang bergerak dan bertabrakan, cadangan gas dan minyak bawah tanah yang membengkak dan menyebabkan gempa bumi, dan aktivitas manusia seperti penambangan atau fracking.

Meskipun gempa bumi bisa menakutkan, biasanya tidak fatal dan biasanya tidak menyebabkan banyak kerusakan. Satu-satunya waktu Anda mungkin benar-benar perlu khawatir tentang gempa bumi adalah jika Anda tinggal di dekat pusat gempa atau jika itu diperkirakan akan terjadi di daerah Anda. Jika Anda merasakan gempa, tetap tenang dan jauhi jendela. Jika Anda berada di rumah saat gempa bumi terjadi, pergilah ke luar rumah sesegera mungkin dan hindari bangunan yang dapat runtuh.

Gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan, melukai orang, dan mengganggu transportasi.

Gempa juga bisa menjadi pertanda akan datangnya gempa.

Jika Anda merasakan gempa, hal terbaik yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan menghindari kepanikan. Jika Anda berada di sebuah gedung, cobalah untuk tetap tenang dan menilai kerusakannya. Jika Anda berada di luar, menjauhlah dari bangunan jika memungkinkan, dan hindari jatuh atau benda yang dapat menimpa Anda.

Gempa juga dapat menyebabkan tsunami.

Ketika gempa terjadi, tanah mulai bergetar. Guncangan dapat menyebabkan air bergerak naik dari kedalaman bumi dan menciptakan tsunami.

Survei Geologi AS (USGS) memantau aktivitas gempa bumi di seluruh dunia dan menyediakan

update tentang gempa bumi di AS dan di seluruh dunia. Gempa bumi dapat merusak dan
dapat menyebabkan hilangnya nyawa, cedera, dan kerusakan infrastruktur. Pelajari lebih lanjut tentang apa
yang harus dilakukan jika Anda berada di zona gempa.

USGS memantau aktivitas gempa bumi di seluruh dunia dan memberikan pembaruan tentang gempa bumi di AS dan di seluruh dunia. Gempa bumi dapat merusak dan dapat menyebabkan hilangnya nyawa, cedera, dan kerusakan infrastruktur. Pelajari lebih lanjut tentang apa yang harus dilakukan jika Anda berada di zona gempa.

× Penutup! Postingan "Apa itu Gempa?" ini diharapkan bisa membantu Anda yang tengah mencari jawaban topik Apa itu Gempa? ini. Jika Anda menemukan ada kesalahan dalam informasi yang diberikan, harap gunakan fitur laporkan konten agar informasi tentang Apa itu Gempa? yang disajikan menjadi lebih akurat.