vidar nordli mathisen yxwBJjtgtUs unsplash
vidar nordli mathisen yxwBJjtgtUs unsplash

“Teori Aksi” Talcott Parsons sebagai Ilustrasi

Posted on

“Teori Tindakan” Talcott Parsons adalah konsep teoritis dasar sosiologi yang berpendapat bahwa orang bertindak dengan cara tertentu untuk memenuhi kebutuhan sosial mereka.

Teori Parsons berpendapat bahwa orang bertindak dengan cara tertentu untuk memenuhi kebutuhan sosial mereka. Ini berarti bahwa orang akan sering menggunakan strategi komunikasi yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang mereka inginkan.

Apa itu Teori Aksi?

Talcott Parsons mungkin paling dikenal karena karyanya tentang teori tindakan, yang merupakan teori perilaku manusia yang menekankan peran tindakan dalam kehidupan sosial. Teori tindakan telah berpengaruh di bidang sosiologi, psikologi, dan filsafat, dan juga telah digunakan untuk menjelaskan berbagai macam perilaku manusia.

Teori tindakan didasarkan pada gagasan bahwa manusia dimotivasi oleh tujuan dan niat (bukan hanya kebutuhan atau keinginan), dan bahwa tujuan dan niat ini dibentuk oleh persepsi kita tentang dunia. Menurut teori tindakan, manusia dapat melakukan tindakan untuk mencapai tujuannya, dan proses ini sering dimediasi oleh orang dan objek lain.

Teori tindakan telah digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku manusia, termasuk perilaku sosial, perilaku individu, dan pola perilaku. Ini juga telah digunakan untuk menjelaskan mengapa beberapa orang lebih berhasil daripada yang lain dalam mencapai tujuan mereka.

Teori tindakan adalah kerangka teoritis penting untuk memahami perilaku manusia, dan telah berpengaruh di bidang sosiologi, psikologi, dan filsafat.

Bagaimana Teori Tindakan diterapkan pada praktik keperawatan?

Salah satu pemikir paling berpengaruh dan signifikan dalam keperawatan, Talcott Parsons, mengembangkan Teori Tindakan pada tahun 1940-an. Teori ini didasarkan pada premis bahwa manusia selalu terlibat dalam tindakan dan bahwa semua perilaku berasal dari upaya untuk memenuhi beberapa kebutuhan atau memuaskan beberapa keinginan. Menurut teori ini, perawat harus memahami dan menghargai kebutuhan dan tujuan pasien mereka jika mereka ingin memberikan perawatan yang optimal.

Perawat yang menganut Teori Tindakan mendekati pekerjaan mereka dengan rasa pengertian dan empati. Mereka memahami bahwa pasien mereka mencoba untuk menghadapi tantangan tertentu dan mereka meluangkan waktu untuk mendengarkan apa yang mereka katakan. Perawat yang menggunakan teori ini sering menemukan bahwa pasien mereka merespon lebih baik terhadap rencana perawatan yang disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan mereka.

Secara keseluruhan, Teori Tindakan memberi perawat kerangka kerja untuk memahami dan bekerja dengan pasien. Ini membantu mereka untuk memahami tujuan dan kebutuhan pasien mereka, dan memungkinkan mereka untuk memberi mereka perawatan sebaik mungkin.

Lima langkah teori aksi

Pada tahun 1951, Talcott Parsons menerbitkan sebuah makalah berpengaruh berjudul “Action Theory.” Makalah ini menguraikan lima langkah yang harus diambil seorang individu untuk berinteraksi dengan dunia: memahami, menafsirkan, merespons, mengaktifkan, dan mengeksekusi. Makalah Parsons telah banyak berpengaruh di bidang ilmu sosial, dan dapat dilihat sebagai ilustrasi teori tindakannya.
Perceiving: Langkah pertama adalah mempersepsikan lingkungan. Seorang individu harus mampu memahami apa yang terjadi di sekitarnya untuk mengambil keputusan.

Interpreting: Setelah mempersepsikan lingkungan, individu harus menginterpretasikan apa yang telah mereka lihat. Mereka harus mencari tahu apa artinya dan bagaimana hal itu mempengaruhi mereka.

Menanggapi: Setelah seseorang memahami lingkungan dan sekitarnya, mereka harus merespons dengan tepat. Ini bisa melibatkan melakukan sesuatu untuk mengubah situasi atau sekadar bereaksi secara emosional.

Mengaktifkan: Setelah menanggapi atau bertindak atas apa yang mereka rasakan, seorang individu harus mengaktifkan keputusan mereka dengan benar-benar melakukan sesuatu tentang hal itu. Ini bisa melibatkan mengambil tindakan atau hanya berpikir tentang melakukan sesuatu.

Pelaksana: Akhirnya, setelah mengaktifkan keputusan mereka dan melakukan sesuatu tentang hal itu, seorang individu harus melaksanakan tindakan mereka untuk melihat hasilnya.

Lima langkah teori tindakan Parsons dapat diterapkan pada berbagai situasi yang berbeda. Misalnya, seorang individu mungkin merasa bahwa mereka tidak mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan, dan mengartikannya sebagai penolakan. Mereka kemudian mungkin merespons dengan menjadi kesal atau menarik diri dari interaksi sosial. Akhirnya, mereka dapat mengaktifkan keputusan mereka untuk menyerah pada pencarian kerja dan melakukan ini dengan tidak mencari pekerjaan lagi.

Empat fungsi perawat

Pada tahun 1949, Talcott Parsons menerbitkan Teori Aksi, yang merupakan karya awal di bidang sosiologi. Di dalamnya, ia mengusulkan agar manusia beroperasi melalui empat fungsi dasar: 1) Aktor-Repertoar-Peran; 2) Ritual Interaksi; 3) Struktur Sosial; dan 4) Fungsi Sistem.
Teori ini telah berpengaruh di bidang keperawatan, dan dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana fungsi perawat dalam pengaturan perawatan kesehatan.
Berikut adalah empat contoh bagaimana perawat menggunakan Teori Tindakan dalam pekerjaan mereka:

1) Perawat menggunakan Teori Tindakan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan pasien. Misalnya, mereka mungkin menilai tingkat nyeri pasien dan menentukan tindakan terbaik untuk menghilangkannya.

2) Perawat menggunakan Teori Tindakan untuk merencanakan dan mengatur perawatan pasien. Misalnya, mereka mungkin mengembangkan rencana perawatan yang menguraikan langkah-langkah yang akan diambil untuk memberikan perawatan pasien.

3) Perawat menggunakan Teori Tindakan untuk berkomunikasi dengan pasien dan keluarganya. Misalnya, mereka mungkin menjelaskan secara spesifik kondisi medis pasien atau memberikan informasi tentang janji temu yang akan datang.

4) Perawat menggunakan Teori Tindakan untuk memantau dan mengevaluasi kemajuan pasien. Misalnya, mereka mungkin melacak jumlah obat yang diminum pasien atau memantau tanda-tanda vital.

Kesimpulan

Dalam bukunya The Social System, Talcott Parsons menguraikan konsep teori tindakan. Menurut teori ini, tindakan individu didasarkan pada persepsi mereka tentang dunia dan tempat mereka di dalamnya. Hal ini sejalan dengan perspektif konstruksionis sosial, yang percaya bahwa masyarakat membentuk pikiran dan perilaku masyarakat. Dengan kata lain, individu tidak hanya bertindak berdasarkan naluri atau dorongan buta; mereka mempertimbangkan apa yang mungkin memberi mereka kepuasan dan kebahagiaan abadi.

Perspektif ini dapat membantu ketika mencoba memahami bagaimana berbagai institusi sosial memengaruhi kehidupan kita. Misalnya, memahami bagaimana sekolah membentuk aspirasi dan harapan kita dapat membantu kita membuat pilihan yang lebih baik saat memasuki perguruan tinggi atau dunia kerja. Demikian juga, memahami bagaimana sistem politik kita memengaruhi siapa yang kita pilih dapat membantu kita mengadvokasi perubahan dari dalam komunitas atau Parlemen kita.

Jadi, apakah Anda sedang mencari perspektif baru tentang hidup Anda sendiri atau ingin memahami cara kerja lembaga sosial yang kompleks dengan lebih jelas, mengambil teori tindakan adalah tempat yang baik untuk memulai.

× Penutup! Postingan "“Teori Aksi” Talcott Parsons sebagai Ilustrasi" ini diharapkan bisa membantu Anda yang tengah mencari jawaban topik “Teori Aksi” Talcott Parsons sebagai Ilustrasi ini. Jika Anda menemukan ada kesalahan dalam informasi yang diberikan, harap gunakan fitur laporkan konten agar informasi tentang “Teori Aksi” Talcott Parsons sebagai Ilustrasi yang disajikan menjadi lebih akurat.