hasan almasi Fcsdj1fcrac unsplash
hasan almasi Fcsdj1fcrac unsplash

Alasan seseorang berhenti ngeblog atau pensiun

Posted on

Blogging adalah cara yang bagus untuk berbagi pemikiran dan ide Anda dengan dunia, dan itu bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk terhubung dengan orang lain yang memiliki minat yang sama dengan Anda. Namun, seiring dengan semakin populernya blog Anda dan Anda mulai menerima lebih banyak komentar, Anda mungkin mendapati bahwa Anda tidak memiliki cukup waktu untuk mencurahkan waktu penuh untuk itu. Jika ini masalahnya, saatnya untuk menghentikan blog Anda!

Alasan Seseorang Mungkin Berhenti Blogging atau Pensiun

Ada banyak alasan mengapa seseorang mungkin berhenti ngeblog atau pensiun.

Beberapa orang mungkin memutuskan bahwa mereka tidak punya waktu lagi untuk membuat blog, sementara yang lain mungkin merasa bahwa blog mereka tidak lagi relevan atau berharga. Yang lain mungkin menemukan bahwa konten yang mereka tulis tidak beresonansi dengan audiens mereka dan memutuskan untuk menghentikan blog mereka.

Apa pun alasannya, penting untuk menghormati keputusan blogger atau pensiunan mana pun untuk berhenti menerbitkan konten secara online.

Cara Mengatasi Masalah Blogging atau Pensiun

Jika Anda mengalami masalah dalam menyelesaikan masalah blogging atau pensiun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

Pertama, pastikan Anda memahami masalahnya. Apakah Anda tidak mendapatkan tanggapan yang Anda inginkan dari blog Anda? Apakah perawatannya memakan waktu terlalu lama? Apakah Anda tidak melihat manfaat blogging untuk bisnis atau kehidupan pribadi Anda? Jika Anda dapat menjawab ya untuk semua pertanyaan ini, mungkin sudah waktunya untuk memikirkan kembali strategi blogging Anda.

Kedua, menilai sumber daya Anda. Apakah Anda punya waktu dan tenaga untuk terus ngeblog? Jika tidak, apakah ada cara lain untuk mendapatkan hasil yang sama tanpa menghabiskan banyak waktu? Apakah ada platform atau media lain yang akan bekerja lebih baik untuk Anda? Jika demikian, jelajahi opsi-opsi itu.

Ketiga, pertimbangkan apa yang Anda inginkan dari blogging. Apakah ini tentang berbagi pemikiran dan pengalaman Anda dengan orang lain? Atau tentang menghasilkan lalu lintas dan menghasilkan uang? Jika Anda tidak melihat manfaat blogging karena alasan apa pun, mungkin sudah waktunya untuk mengubah taktik.

Terakhir, bicarakan dengan orang lain tentang masalah Anda. Tidak perlu malu untuk mengakui bahwa ada sesuatu yang tidak berhasil dan mencari bantuan dari luar untuk menyelesaikan masalah. Bagaimanapun, blog dimaksudkan untuk menjadi alat yang menyenangkan dan berguna!

Bagaimana Transisi Jauh dari Karir di Blogging atau Pensiun

Ada banyak alasan seseorang mungkin ingin pensiun dari blogging atau karir mereka secara umum. Namun, apa pun alasannya, penting untuk merencanakan transisi dengan hati-hati. Berikut adalah beberapa tip untuk membantu membuat transisi semulus mungkin:

  1. Tentukan tujuan Anda. Apa yang ingin Anda capai? Apakah Anda ingin tetap terhubung dengan audiens blog Anda dan terus menulis posting untuk kesenangan mereka? Atau apakah Anda ingin istirahat dan fokus pada hal lain? Setelah Anda mengetahui tujuan Anda, menetapkan tonggak yang lebih kecil di sepanjang jalan akan membantu Anda tetap termotivasi.
  2. Buat rencana. Punya ide tentang apa yang akan Anda lakukan setelah pensiun dari blogging? Apakah Anda akan mengikuti komentar media sosial dan situs web? Menulis artikel untuk blog lain? Buatlah daftar tugas yang harus diselesaikan dan dijadwalkan agar pensiun terasa seperti langkah ke arah yang benar, bukan berhenti tiba-tiba.
  3. Sadari bahwa pensiun tidak berarti menyerah sepenuhnya pada blog Anda. Ada banyak cara untuk terhubung dengan pembaca Anda sambil tetap meluangkan waktu untuk diri sendiri. Cobalah menghosting klub buku virtual, menulis posting tamu untuk blog lain, atau memulai jaringan blog Anda sendiri. Tidak ada cara yang salah untuk melakukan ini – selama Anda masih memperbarui blog dan menanggapi komentar.
  4. Rayakan kemenangan kecil. Bahkan jika Anda tidak menulis sebanyak dulu, luangkan waktu untuk mengakui pencapaian Anda. Penghargaan seperti dimasukkan dalam Blog Terbaik 2012 atau memenangkan penghargaan blogger mungkin akan terlupakan setelah pensiun, tetapi tetap layak untuk dirayakan!
  5. Tetap terhubung dengan blogger lain. Merasa kesepian setelah pensiun adalah hal yang wajar, tetapi jangan lupakan komunitas blogging yang luar biasa yang telah mendukung Anda sepanjang karir Anda. Bergabunglah dengan forum diskusi online, terhubung dengan sesama blogger di media sosial, dan hadiri acara blogger untuk tetap terhubung dan mempelajari tips dan trik baru.