ankush minda VcD5OD2jDGA unsplash
ankush minda VcD5OD2jDGA unsplash

Langkah-langkah membuat pondasi rumah?

Posted on

Pondasi rumah adalah bagian penting dari setiap rumah. Ini memberikan stabilitas yang dibutuhkan untuk menopang berat rumah di atasnya dan melindunginya dari potensi kerusakan. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk memastikan fondasi rumah Anda kokoh dan stabil. Baca terus untuk beberapa tips tentang cara membangun fondasi untuk rumah Anda.

Photo by Scott Blake on Unsplash

Teliti tanah lokal Anda

Langkah pertama dalam membangun fondasi rumah yang kuat adalah dengan meneliti tanah setempat. Mengetahui komposisi tanah dapat membantu Anda memilih bahan pondasi dan metode pemasangan yang tepat.

Beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat meneliti tanah Anda adalah tekstur, komposisi, dan drainasenya. Tekstur adalah seberapa bergelombang atau halus permukaan tanah. Komposisi meliputi unsur-unsur seperti tanah liat, pasir, dan kerikil. Drainase mengacu pada seberapa baik air dapat mengalir melalui tanah.

Jika Anda memiliki masalah air yang parah, Anda mungkin perlu menggunakan bahan pondasi kedap air seperti beton atau batu. Namun, jika rumah Anda sesekali mengalami banjir atau hujan sedang, fondasi yang lebih permeabel mungkin sudah cukup.

Setelah Anda mengetahui tekstur, komposisi, dan drainase tanah Anda, Anda dapat mulai memilih bahan pondasi. Bahan pondasi dapat dibagi menjadi dua kelompok utama: yang dapat disematkan dan yang tidak dapat disematkan. Pondasi yang dapat disematkan terbuat dari bahan yang dibenamkan ke dalam tanah seperti beton atau batu bata. Pondasi non-embeddable terbuat dari bahan yang ditempatkan di atas tanah seperti dek atau dermaga boardwalk.

Saat memilih bahan pondasi, penting untuk mempertimbangkan anggaran dan persyaratan pemasangan Anda. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan termasuk jenis tanah, ukuran dan bentuk rumah Anda, dan halaman Anda.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang meneliti tanah lokal Anda, kunjungi situs web National Home Improvement Foundation.

Hitung kedalaman dan lebar pondasi yang dibutuhkan

Untuk menghitung kedalaman dan lebar pondasi dengan benar, Anda harus mengumpulkan beberapa informasi dasar tentang rumah dan tata letaknya. Ini termasuk:
-Tinggi rumah
-Jumlah lantai (jika rumah memiliki beberapa tingkat)
-Jenis konstruksi (rangka vs beton)

Setelah Anda memiliki informasi ini, Anda dapat menggunakan rumus sederhana untuk menentukan dimensi fondasi Anda. Berikut cara kerjanya:
-Menentukan panjang denah rumah (dari depan ke belakang)
-Bagi panjang itu dengan lebar rumah (dari sisi ke sisi)
-Angka itu adalah kedalaman fondasi Anda dalam inci
-Selanjutnya, tentukan lebar fondasi Anda dengan mengalikan kedalaman itu dengan 2

Angka itu adalah lebar fondasi Anda dalam inci.
Sekarang setelah Anda memiliki dimensi ini, Anda dapat mulai merencanakan tata letak fondasi Anda.

Pilih jenis foundation yang tepat

Memilih jenis pondasi yang tepat merupakan keputusan penting saat membangun rumah. Ada tiga jenis pondasi – pondasi, dinding, dan pelat.

Pondasi: Pondasi adalah bagian terendah dari suatu struktur dan digunakan untuk menahan dinding dan pelat. Mereka harus cukup kuat untuk menopang berat seluruh struktur, serta ekspansi atau kontraksi di masa depan.

Dinding: Dinding adalah fondasi rumah Anda dan yang paling sering Anda lihat. Mereka memberikan perlindungan dari angin dan hujan, serta tempat untuk isolasi dan kabel. Dinding harus setidaknya setebal 16 inci, memiliki sistem drainase, dan terbuat dari beton, pasangan bata, atau beton bertulang.

Lembaran: Lembaran adalah bagian tengah rumah dan menyediakan ruang untuk furnitur, jendela, dan pintu. Tebalnya harus minimal 2 inci dan memiliki kemiringan sehingga air dapat mengalir keluar dari rumah.

Gali fondasinya

  1. Periksa kemiringan – rumah Anda mungkin berada di atas fondasi yang tidak stabil, yang dapat menyebabkan masalah struktural di jalan. Jika Anda melihat kemiringan di halaman Anda, dapatkan level dan periksa apakah ada masalah yang jelas.
  2. Dapatkan izin – mungkin mahal untuk memperbaiki fondasi yang sudah dibangun, jadi pastikan untuk mendapatkan semua izin yang diperlukan sebelum memulai pekerjaan apa pun. Tanyakan kepada pemerintah kota atau departemen bangunan setempat untuk melihat apakah ada batasan yang harus Anda patuhi.
  3. Gali – mulailah dengan menggali di sekeliling rumah, pastikan untuk menghilangkan batu, tanah liat, atau puing-puing lain yang mungkin menghalangi pemasangan pondasi Anda. Setelah penggalian selesai, gunakan mesin parit atau penggali tangan untuk membuat lubang pondasi dengan kedalaman minimal 8 inci dan lebar 12 inci. Pastikan area di sekitar lubang bersih dan bebas dari penghalang sebelum melanjutkan.- Pasang tanah yang sudah disiapkan – isi lubang galian dengan tanah segar yang sudah disiapkan (jangan gunakan kotoran dari luar!), padatkan, dan sirami sampai bersih. Catatan: pengendapan dapat terjadi selama beberapa minggu setelah pemasangan.- Pasang sistem pasca-penggalian – setelah tanah mengendap, pasang

Tempatkan beton di fondasi dan padatkan

Penting untuk menempatkan beton di fondasi dan memadatkannya untuk memastikan dasar yang kuat untuk rumah Anda. Dengan melakukan ini, Anda akan mencegah kerusakan di masa depan dan membuat rumah Anda lebih tahan terhadap cuaca.

Hubungkan rebar ke rangka baja

Langkah 1: Tandai posisi tulangan di kedua ujung rangka baja. Bor lubang melalui rebar dan ke dalam rangka baja. Amankan rebar dengan baut atau washer. Ulangi di ujung pembingkaian lainnya.

Langkah 2: Letakkan balok di atas rangka baja dan bor lubang melaluinya untuk mengencangkan sekrup ke tulangan. Biarkan sekitar 2 ”di antara balok.

Langkah 3: Pasang balok ke tulangan menggunakan sekrup dari Langkah 2. Pastikan ada jarak yang cukup antara balok dan tangga, pintu, dan fitur lainnya.

Langkah 4: Isi celah antara balok dengan beton atau mortar dan biarkan kering.

Selesaikan pekerjaan

Membangun fondasi rumah adalah salah satu tugas terpenting yang pernah Anda lakukan sebagai pemilik rumah. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan saat merancang dan membangun fondasi Anda, tetapi mengikuti langkah-langkah sederhana ini dapat membantu memastikan rumah yang kokoh dan aman untuk Anda dan keluarga.

  1. Terorganisir. Sebelum Anda melakukan hal lain, Anda perlu memastikan bahwa Anda memiliki semua dokumen yang diperlukan siap untuk pergi. Anda harus mengisi aplikasi izin, mendapatkan informasi lisensi kontraktor, dan menghubungi distrik konservasi tanah setempat jika Anda berada di area yang membutuhkannya.
  2. Rencanakan tata letak rumah. Setelah Anda memiliki semua dokumen Anda, saatnya untuk mulai merencanakan tata letak rumah Anda. Pastikan untuk memperhitungkan ukuran dan bentuk fondasi Anda sebelum memulai konstruksi. Anda juga ingin mempertimbangkan di mana utilitas akan ditempatkan dan di mana jendela dan pintu akan diposisikan.
  3. Lindungi lingkungan. Salah satu aspek terpenting dalam membangun fondasi adalah menjaga lingkungan di sekitarnya. Pastikan memilih bahan yang ramah lingkungan dan tahan lama, serta hindari penggunaan bahan kimia beracun atau berbahaya saat membangun pondasi.
  4. Mulai konstruksi! Semakin cepat Anda mulai bekerja, semakin cepat Anda akan mendapatkan rumah baru Anda siap untuk ditempati. Ingatlah untuk terus mengawasi kemajuan proyek pondasi Anda, dan pastikan untuk menghubungi kontraktor jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah.