h heyerlein ndja2LJ4IcM unsplash
h heyerlein ndja2LJ4IcM unsplash

Apa saja yang harus dicek saat membeli motor bekas?

Posted on

Membeli sepeda motor bekas bisa menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan harga yang bagus dengan sepeda yang andal, tetapi ada beberapa hal yang harus selalu Anda periksa sebelum menyerahkan uang hasil jerih payah Anda. Dalam artikel ini, kami akan menguraikan dasar-dasar keselamatan sepeda motor, sehingga Anda mendapat informasi lengkap sebelum melakukan pembelian.

Photo by Alexey Malakhov on Unsplash

Periksa ban

Saat membeli sepeda motor bekas, penting untuk memeriksa ban. Pastikan mereka dalam kondisi baik dan dipompa ke tekanan yang benar. Jika ban sudah aus atau kempes, sepeda mungkin tidak aman untuk dikendarai.

Periksa rem

Saat membeli sepeda motor bekas, penting untuk memeriksa rem. Banyak sepeda motor yang tidak dilengkapi rem, jadi Anda harus membelinya atau memasangnya sendiri. Pastikan rem bekerja dengan baik dengan menghentikan sepeda dalam garis lurus dan memastikan ada cukup hambatan saat Anda mengayuh. Jika rem tidak berfungsi, mungkin lebih baik tidak membeli sepeda.

Cari karat atau korosi pada bagian logam

Saat membeli sepeda motor bekas, penting untuk mencari karat atau korosi pada bagian logam. Ini karena logam adalah lokasi umum terjadinya korosi, dan dapat menyebabkan masalah besar pada fungsi sepeda. Jika Anda melihat tanda-tanda korosi ini pada sepeda motor yang Anda pertimbangkan untuk dibeli, pastikan untuk memberi tahu penjualnya.

Periksa cairan dan level oli

Saat membeli sepeda motor bekas, penting untuk memeriksa cairan dan level oli. Tingkat cairan harus diperiksa setiap 2.000 mil atau setahun sekali, mana saja yang lebih dulu. Level oli harus diperiksa setiap 3.000 mil atau setiap enam bulan, mana saja yang lebih dulu.

Uji sistem pengapian

Saat membeli motor bekas, pastikan untuk menguji sistem pengapian. Ini dapat dilakukan dengan mencoba menghidupkan sepeda motor dan memeriksa percikan api yang berasal dari tutup distributor. Jika tidak ada percikan api, sistem pengapian mungkin perlu diganti.

Periksa kabel, selang dan sabuk

Saat membeli sepeda motor bekas, penting untuk memeriksa kabel, selang, dan ikat pinggang. Kabel dapat menjadi rapuh dari waktu ke waktu, menyebabkannya putus. Selang dapat menjadi tertekuk atau terkorosi, artinya tidak lagi memiliki kemampuan untuk bergerak dengan lancar dan dapat menyebabkan masalah pada mesin. Sabuk juga bisa menjadi aus dan mungkin tidak cukup kuat untuk menopang berat sepeda.

Periksa baterai (Motor Listrik)

Saat membeli motor bekas, penting untuk memastikan baterai dalam kondisi baik. Baterai mati dapat menyebabkan penurunan kinerja, jadi penting untuk memastikan baterai diuji dan berfungsi dengan baik.

× Penutup! Postingan "Apa saja yang harus dicek saat membeli motor bekas?" ini diharapkan bisa membantu Anda yang tengah mencari jawaban topik Apa saja yang harus dicek saat membeli motor bekas? ini. Jika Anda menemukan ada kesalahan dalam informasi yang diberikan, harap gunakan fitur laporkan konten agar informasi tentang Apa saja yang harus dicek saat membeli motor bekas? yang disajikan menjadi lebih akurat.