joe caione qO PIF84Vxg unsplash
joe caione qO PIF84Vxg unsplash

Berbicara di Depan Kelas dengan Percaya Diri

Posted on

Saya memiliki beberapa waktu lalu mengikuti kelas berbicara di Depan Kelas. Semua orang terkejut ketika saya bertanya apa yang akan dilakukan secara langsung oleh guru mereka dalam mengajar. Mereka tidak percaya dengan apa yang saya katakan, dan jawabannya panjang lebar. Akhirnya, saya menemukan jawaban yang menyenangkan di dalam bukuPengetahuan Sosial 2/2011, “Perlu Dibahas Tentang Ketrampilan Guru Menghargai Perasaan Peserta didik” (“It’s important to talk about teaching skills that respect the feelings of students”) dan ia adalah memberikan peserta didik pengajaran yang sesuai dengan perasaan mereka.

Walaupun sebuah kelas berbicara di depan kelas tidaklah mengikuti pola yang sama dalam semua kelas, namun pengajaran ini sangatlah penting untuk dilakukan oleh guru, karena itu sangatlah bermanfaat bagi peserta didik. Mereka akan lebih mendapatkan kesempatan mendengar tujuan dan materi pengajaran secara langsung. Hal ini juga akan membantu guru memecahkan masalah yang muncul dalam suatu pelajaran.

Perlu diperhatikan bahwa peserta didik harus bebas dari tindakan yang tidak sesuai dengan perasaannya. Misalnya, peserta didik yang terkejut ketika mereka mengenali saya, sebenarnya adalah peserta didik yang sedang merasakan rasa panik atau ketakutan. Jika merekatidak bebas dari tindakan yang tidak sesuai dengan perasaannya, maka akan menimbulkan kerusakan di dalam kelas. Pemecahan masalah ini akan sangat sulit dan tidak akan selamat.

Photo by Alexandre Pellaes on Unsplash

Pelajaran berbicara di depan kelas memiliki beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh guru. Pertama, guru harus sedikit mengalami rasa khawatir atau panik saat mengajar seperti itu. Kedua, guru harus memberikan peserta didik pengajaran yang sesuai dengan perasaan mereka. Ketiga, guru harus membuat pembicaraan yang mudah dipahami oleh peserta didik. Kedua, Guru juga harus melindungi diri dan menjaga keselamatan peserta didik dari serangan psikologis atau fisik lainnya. Ketiga,

Kata kunci: Berbicara di depan kelas.

Berbicara di depan kelas itu memanglah hal yang sangat penting dan sangat baik untuk kita. Hal ini karena dalam berkata, kita semakin meningkatkan percaya diri kita sendiri. Karena itu, selama ini saya akan berbicara tentang cara berbicara di depan kelas dengan percaya diri.

  1. Janganlah berbicara padahal tidak paham secara jelas ataupun lengkap tentang materi yang akan di pelajari. Bila anda tidak mengetahui materi yang ingin di pelajari, maka kau akan menjadi penyebabnya ketidakmampuan anda untuk berkomunikasi langsung dengan para siswa. Janganlah membuat para siswa merasa tidak nyaman melihat anda berkomunikasi dengan mereka secara langsung dan tertulis.
  2. Berbicara sopan dan tentu saja menggunakan pendekatan yang baik dan berkesinambungan. Janganlah berbicara secara jeritan, tanya-tanya, ataupun bertanya-tanya yang tidak memberikan jawaban yang jelas. Para siswa akan menjadi tidak nyaman dengan kondisi ini, dan anda sendiri akan merasa tidak pandai berkomunikasi langsung.
  3. Berbicara memiliki pola pengembangan percaya diri yang baik. Maka, selama berbicara, anda harus terus memperhatikan cara berkomunikasi anda dengan para siswa. Janganlah merasa sedih ataupun kecewa ketika berkomunikasi langsung dengan para siswa. Hindarilah hal ini agar anda tidak merasa kesulitan untuk meneruskan pernyataan anda ketika ditanya.

Pendekatan yang digunakan oleh para penerima karier untuk membangun percaya diri mereka.

Pendekatan yang digunakan oleh para penerima karier untuk membangun percaya diri mereka adalah dengan mengajak para pelaku karier untuk berkomunikasi secara terus-menerus. Hal ini akan membuat para pelaku karier mengetahui apa yang telah mereka lakukan dan apa yang masih harus dilakukan.

Teknik dan cara berbicara yang baik sebagai bentuk pengembangan percaya diri.

1. Berbicara dengan sebaik-baiknya

Dalam berbicara, kita harus benar-benar mengetahui apa yang ingin kami ucapkan, agar dapat membuat orang lain tertarik dan mengerti. Janganlah berkata apa-apa yang tidak pernah kami duga ataupun kebenaran yang tidak kau ketahui. Selain itu, kita juga harus sabar dan hati-hati dalam mengeluarkan pendapat dan opini. Karena itu, ketika berbicara, kita harus menyiapkan sebuah pernyataan yang benar, baik secara fisik maupun mental.

2. Janganlah berbicara tanpa ikatan

Berbicara dengan orang lain bukanlah hal yang mudah. Karena itu, sebaiknya kita benar-benar memiliki ikatan dengan orang itu. Hal ini akan membuat proses berbicara lebih menyenangkan dan mudah dijalankan. Apabila kita tidak memiliki ikatan dengan orang tersebut, maka kita harus mencari alat untuk mendekatinya, misalnya dengan cara bermain game ataupun menghadiri event yang ditawarkan oleh orang tersebut.

3. Berikan perhatian dan ketuaan pada orang lain

Kita harus sabar dalam berbicara dan juga hati-hati dalam memberikan perhatian dan ketuaan pada orang lain. Orang yang dominan dan mengecewakan akan meninggalkan orang lain banyak kesempatan untuk berbicara. Oleh karena itu, sebaiknya kita menyadari betul betapa pentingnya itu dan mempertimbangkan semua masalah yang akan dihadapi oleh orang lain. Janganlah tertarik dengan perasaan duwa atau ketakutan yang mendominasi hati anda.

4. Berikan perhatian pada dirimu sendiri

Selama berbicara, kita harus memiliki perhatian pada dirimu sendiri. Kita tidak boleh merelakan diri ataupun menimbulkan ketidakseimbangan di antara kekuatan dan keinginan kami sendiri. Janganlah terlalu banyak bicara tentang dirimu sendiri apabila sedang berbicara dengan orang lain. Tetapi, jika anda memiliki ide atau sugesti yang baik untuk orang lain, silakan memberitahukannya secara detail. Karena itu, ketika berbicara, kita harus menjaga kesadaran dan hati-hati.

5. Gunakanlah layanan yang ada

Selain mengatur perasaan dan hati, kita juga harus memiliki kemampuan berbicara baik secara fisik maupun mental. Oleh karena itu, gunakanlah layanan yang ada seperti ponsel dan akun social media untuk berkomunikasi dengan orang lain. Jangan lupa untuk mengunjungi toko buku ataupun sarana pendukung lingkungan sekitar untuk mendapatkan informasi yang lebih lanjut tentang perkembangan lingkungan dan masalah lingkungan secara global.

label1: Berbicara dengan Percaya Diri

label2: Tips dan cara berbicara yang baik untuk meningkatkan percaya diri dirinya.