kyle glenn 6sR2j4Rtwy0 unsplash
kyle glenn 6sR2j4Rtwy0 unsplash

Sakit kepala bagian belakang, Penyebab dan Cara Mengatasi

Posted on

Sakit kepala bagian belakang dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti migrain, tekanan darah tinggi, dan masalah pada tulang belakang. Gejala sakit kepala bagian belakang yang paling umum adalah nyeri yang terasa seperti ditusuk atau dipukul. Banyak orang juga mengalami sakit kepala saat mereka mengalami stres atau cemas.

Apa itu sakit kepala bagian belakang?

Sakit kepala bagian belakang adalah sebuah kondisi dimana Anda merasa nyeri di bagian belakang kepala. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti infeksi, migrain, atau tekanan darah tinggi. Sakit kepala bagian belakang juga dapat menjadi gejala dari penyakit yang lebih serius, seperti tumor otak. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan pemeriksaan medis jika Anda sering mengalami sakit kepala bagian belakang.

Photo by Sander Sammy on Unsplash

Bagaimana sakit kepala bagian belakang terjadi?

Sakit kepala bagian belakang dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari tekanan darah tinggi hingga gangguan pada tulang belakang. Sakit kepala bagian belakang juga bisa disebabkan oleh infeksi, seperti sinusitis atau meningitis. Jika Anda mengalami sakit kepala bagian belakang yang berkepanjangan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penatalaksanaan yang tepat.

Apa yang dapat menyebabkan sakit kepala bagian belakang?

Sakit kepala yang terasa di bagian belakang kepala biasanya disebabkan oleh tekanan darah tinggi, migrain, atau infeksi. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan nyeri di bagian belakang kepala karena arteri yang melebar. Migrain biasanya berhubungan dengan rasa sakit yang hebat dan perubahan suasana hati. Infeksi sinus dapat menyebabkan sakit kepala bagian belakang karena tekanan yang terasa di sinus dan rahang.

Obat-obatan untuk sakit kepala bagian belakang

Banyak orang mengalami sakit kepala bagian belakang, dan seringkali kondisi ini disebabkan oleh tekanan pada saraf atau otot. Tekanan ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti postur tubuh yang salah, stress, atau bahkan kondisi medis seperti migrain. Untuk mengurangi tekanan pada saraf atau otot, beberapa obat-obatan dapat diberikan, seperti:

1. Ibuprofen: Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, atau sirup. Biasanya dosis yang diberikan adalah 200-400 mg setiap 4-6 jam. Efek samping ibuprofen yang umum adalah perut kembung dan mual.

2. Aspirin: Obat ini tersedia dalam bentuk tablet atau sirup.

Bagaimana mengatasi sakit kepala

Sakit kepala adalah salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh masyarakat. Banyak faktor yang dapat menyebabkan sakit kepala, seperti dehidrasi, stres, dan migrain. Untuk mengatasi sakit kepala, biasanya mereka akan mengonsumsi obat-obatan pain reliever seperti ibuprofen atau aspirin.

Namun, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau mengurangi rasa sakit kepala. Salah satunya adalah dengan rutin minum air putih sehari-hari agar tidak dehidrasi. Hindari juga hal-hal yang dapat menyebabkan stres seperti overworking ataupun deadline yang ketat. Migrain sendiri sering dipicu oleh cahaya yang terlalu terang