giovanna mDLGemGz 5g unsplash scaled
giovanna mDLGemGz 5g unsplash scaled

Kenapa langit berwarna biru, Rahasia dan Misteri Dibaliknya

Posted on

Kenapa Langit Berwarna Biru

Langit berwarna biru, beberapa catatan kuno, syair-syair sering menggambarkan langit berwarna biru dengan berbagai cerita misterius dan menarik. Setidaknya kenapa warna langit itu bira masih menjadi misteri beberapa ratus tahun yang lalu sebelum ilmu pengetahuan modern mulai berkembang.

Photo by x on Unsplash

Sekarang alas an kenapa laingit siang berwarna biru sebenarnya bukanlah misteri lagi karena sudah bisa dijelaskan secara ilmiah dan sudah diakui oleh semua ilmuan. Caya matahari yang menuju bumi biasanya akan dipantulkan oleh partikel kecil berupa oksigen dan nitrogen yang ada di Atmosfer. Karena molekul-molekul ini jauh lebih kecil daripada panjang gelombang cahaya, jumlah hamburan tergantung pada panjang gelombang. Efek ini disebut hamburan Rayleigh, sesuai dengan nama sosok ilmuan penemunya, Lord Rayleigh.

Disinilah penyebab utamanya, Panjang gelombang terpendek diantara semuanya yakni ungi dan biru mondominasi dan menyebar paling kuat dan diterima oleh mat akita. Dan uniknya sebenarnya warna terbesar yang dihamburkan adalah warna ungu, namun karena mata manusia lebih sensitive dengan warna cayaha biru maka warna biru yang terlihat lebih dominan.

Uniknya lagi, cayaha bintang jadi tidak terlihat karena kalah dengan cahaya yang ada di Atmosfer ini dan membuat kita sering kali tidak bisa melihat bintang di siang hari kecuali jika menggunakan peralatan khusus dan tidak hanya mengandalkan mata telanjang

Jika kita perhatikan, warna biru akan semakin memudar jika hari makin siang. Hal ini dikarenakan bumi menjauh dari matahari yang membuat cahaya matahari yang sampai semakin sedikit sehingga warna biru pada langit terlihat makin cerah dan cenderung lebih putih. Hal ini karena peningkatan hamburan cahaya biru makin berkurang sehingga kita melihat peningkatan pada cahaya putih.

Gelombang cahaya merah memiliki Panjang gelombang sekitar 750 nanometer, sedangkan gelombang cahaya biru atau ungu sekitar 400 nanometer. Satu nanometer sendiri sama dengan sepersejuta meter jika kamu penasaran. Dan sehelai rambut manusia tebalnya biasnaya berada sekitar 50.000 nanometer saja! Jadi panjang gelombang cahaya tampak ini sangat, sangat kecil jauh lebih kecil dari sehelai rambut hamper lima puluh kalinya.