maksim shutov 4MwkzAjV6aY unsplash
maksim shutov 4MwkzAjV6aY unsplash

Kebiasaan Pengguna Walkman Pada Masanya

Posted on

Bagi Anda yang mengalami masa remaja di era 90 – 2000an, pasti kenal dengan perangkat pemutar kaset yang disebut Walkman. Perangkat ini sangat populer di kalangan remaja pada saat itu dan sempat menjadi kultur wajib anak muda dalam mendengarkan musik. Karena sangat populer, kabarnya salah satu merk yang mengusung Walkman ini telah terjual mencapai jumlah 200 juta unit.

Walkman ini digunakan untuk mendengarkan musik dengan menggunakan perangkat bantuan yang dinamakan earphone ataupun headphone. Kepopuleran Walkman ini mengingatkan kita pada kebiasaan – kebiasaan yang sering dialami pada anak muda yang menggunakan Walkman. Kebiasaan – kebiasaan itu, diantaranya:

  1. Sahabat setia yang selalu bisa dibawa kemana saja

Karena ukurannya yang compact, Walkman menjadi sebuah perangkat yang bisa dibawa kemana saja. Dalam kondisi apapun dan dimanapun, anak – anak muda dahulu selalu membawa Walkman di dalam kantong ataupun tas mereka.

  • Menabung untuk membelinya

Perangkat ini pada zamannya termasuk perangkat elektronik yang harganya terbilang mahal. Oleh karena itu, untuk bisa memiliki Walkman, anak muda saat itu harus menyisihkan uang jajan untuk ditabung sampai cukup untuk membeli Walkman. Selain itu mereka juga menabung untuk membeli kaset dari band atau musisi idola mereka.

  • Pensil dan kaset

Terkadang karena baterai dari Walkman yang mulai melemah, Anda akan menggunakan pensil untuk menggulung pita kaset yang kusut atau melakukan fast forward dan rewind kaset secara manual.

  • Mendengarkan sembari menyelesaikan tugas

Banyak anak muda saat itu yang mendengarkan musik melalui Walkman saat mereka mengerjakan tugas sekolah. Alasannya pun beragam, ada yang menganggap mengerjakan tugas sembari mendengarkan musik membuat mereka berpikir lebih cepat dan membuat mereka santai dalam mengerjakan tugas sekolah.

  • Tombol fast forward dan rewind menjadi tombol yang paling cepat rusak

Untuk mempercepat dan mengulang bagian lagu favorit, para pengguna Walkman memanfaatkan tombol rewind dan fast forward sehingga tombol tersebut menjadi tombol yang paling sering rusak.

Itulah kebiasaan anak muda saat itu dalam menggunakan Walkman.